Daftar Isi
Penumpang kereta api di India yang melakukan perjalanan malam diimbau untuk mengisi daya baterai ponsel sebelum pukul 23.00. Dewan Perkeretaapian telah mengingatkan para staf untuk mematikan stopkontak pengisian daya ponsel dan laptop di dalam gerbong kereta setiap pukul 23.00 hingga 05.00.
Aturan Pengisian Daya Kereta India untuk 2026
Indian Railways menegaskan kembali bahwa fasilitas stopkontak pengisian daya ponsel dan laptop di dalam gerbong kereta harus tetap mati selama enam jam pada malam hari. Selama rentang waktu tersebut, penumpang tidak dapat mengisi daya perangkat mereka menggunakan soket di kereta. Dewan Perkeretaapian telah memerintahkan seluruh zona kereta api untuk memastikan kepatuhan yang ketat tanpa pengecualian, termasuk melatih staf dan melakukan inspeksi mendadak guna memastikan stopkontak dimatikan selama jam-jam terlarang tersebut.
Meskipun demikian, penumpang tetap diizinkan menggunakan ponsel mereka sepanjang malam karena aturan ini hanya berdampak pada stopkontak pengisian daya di dalam kereta, bukan pada penggunaan perangkat seluler itu sendiri.
Alasan Pemberlakuan Kembali Aturan Pengisian Daya Malam
Dewan Perkeretaapian mengeluarkan pengingat terbaru ini setelah terjadi insiden meledaknya *power bank* milik seorang penumpang saat sedang diisi dayanya pada layanan South Eastern Railway. Berdasarkan surat Dewan Perkeretaapian, staf di atas kereta tidak mematikan stopkontak pada jam-jam pembatasan, sehingga *power bank* tersebut meledak dan mengeluarkan asap.
Kejadian ini memicu kekhawatiran keselamatan, khususnya terkait perangkat tanpa pengawasan yang diisi daya semalaman. Sebagai tindak lanjut, pihak Dewan meminta seluruh zona kereta api untuk memastikan staf mematuhi aturan pengisian daya malam, melatih pegawai, serta mengadakan inspeksi mendadak guna mengurangi risiko kebakaran.
Sejarah Penerapan Pembatasan Pengisian Daya
Aturan ini pertama kali diperkenalkan oleh Indian Railways pada Juni 2014, menyusul insiden kebakaran kereta yang terjadi pada 28 Desember 2013 di gerbong ber-AC kelas tiga pada kereta Bengaluru–Hazur Sahib Nanded Express. Komisaris Keselamatan Kereta saat itu menyarankan agar stopkontak di gerbong ber-AC dimatikan antara pukul 22.00 dan 06.00. Dewan Perkeretaapian kemudian memilih durasi yang lebih singkat, yaitu dari pukul 11 malam hingga 5 pagi.
Seiring berjalannya waktu, kekhawatiran keselamatan serupa juga muncul untuk gerbong tidur non-AC setelah kebakaran terjadi pada November 2023 di gerbong tidur New Delhi–Darbhanga Humsafar Clone Special. Penyelidikan menyimpulkan kebakaran disebabkan oleh kesalahan resistansi tinggi pada peralatan listrik eksternal yang terhubung ke soket pengisian daya. Kendati demikian, Dewan Perkeretaapian menyatakan penempatan staf untuk menegakkan aturan di gerbong non-AC belum memungkinkan karena tingginya biaya.
Persiapan Penumpang untuk Perjalanan Malam
Bagi penumpang yang merencanakan perjalanan kereta semalam, beberapa langkah dapat dilakukan agar perangkat tetap menyala. Penumpang disarankan mengisi daya ponsel sebelum pukul 23.00, menyimpan salinan tiket digital yang dapat dibuka tanpa internet, serta mengisi daya laptop lebih awal.
Selain itu, penumpang diimbau untuk memeriksa kondisi kabel dan pengisi daya, menghindari penggunaan perangkat yang rusak atau membengkak, serta tidak meninggalkan perangkat yang sedang diisi daya saat tertidur. Jika mencium bau terbakar atau melihat perangkat menjadi sangat panas, penumpang harus segera melapor kepada petugas kereta.
Aturan pembatasan pengisian daya ini kembali ditekankan untuk meminimalkan risiko kebakaran selama perjalanan malam di kereta.








