Inilah 10 Rekomendasi Tempat Wisata Ubud yang Wajib Dikunjungi
Tempat Wisata Ubud — Kalau soal tempat wisata, Bali rajanya! Hampir semua sudut yang ada di kawasan Bali menjadi tempat wisata yang spektakuler dengan berbagai keunikan dan keindahannya.
Coba deh lihat,
Seberapa banyak tempat wisata yang ada di Pulau Dewata ini.
Banyang banget bro!
Mulai dari kawasan pantai, gunung, tebing-tebing yang menjulang tinggi hingga ke kawasan pedesaan dengan pemandangan sawah bertingkat yang selalu bikin mata kagum pas memandang.
Apalagi ini kali pertama kamu datang ke Bali, bakalan kaget dah!
Belum lagi adat istiadat yang kuat, mayoritas umat Hindu yang mendiami Bali ini menghadirkan cerita tersendiri. Berbagai prosesi adat hingga kearifan lokal bikin wisatawan kecanduan buat datang ke Bali ini.
Lihat aja bagaimana megahnya pawai Ogoh Ogoh yang setiap tahu dilaksanakan masyarakat di Bali, ada upacara Melasti yang merupakan bagian dari perayaan Hari Raya Nyepi hingga prosesi upacara Ngaben.
Semua ini hanya ada di Bali!
Kali ini kita akan fokus bahas tempat wisata dulu, khususnya beberapa rekomendasi tempat wisata yang ada di kawasan Ubud Bali.
Jadi, Ubud ini menjadi salah satu kawasan yang selalu ramai dengan pengunjung, ada banyak spot wisata yang bisa kamu datangi.
Kawasan Ubud ini memang sangat populer karena keindahannya.
Jalanannya dikelilingi sawah hijau, udara terasa lebih sejuk, suara gemericik sungai sering terdengar dari kejauhan, dan aroma dupa dari pura-pura kecil seolah menjadi bagian dari suasana sehari-hari.
Yang menarik, Ubud bukan hanya tentang sawah dan yoga seperti yang sering dibayangkan banyak orang.
Ada hutan yang dihuni ratusan monyet, pura kuno berusia ratusan tahun, jalur trekking dengan pemandangan lembah, sampai kafe dengan panorama yang sulit dilupakan.
Pokoknya bakalan bikin mata melongo dah!
Sebenarnya masih banyak banget yang lainnya dan kamu bisa masukin ke dalam list perjalanan ke Bali.
Nah, untuk kunjungan pertama kamu ke Ubud, sepuluh tempat berikut menurut saya layak masuk daftar prioritas yang bisa kamu datangi.
1. Tegallalang Rice Terrace

Ini merupakan kawasan pedesaan dengan pemandangan alam yang natural, bukan dibuat untuk tujuan wisata, namun beneran kehidupan masyarakat pedesaan yang bercocok tanam dengan gaya tradisional.
Tanaman padi di persawahan yang bertingkat.
Saya masih ingat pertama kali tiba di Tegallalang sekitar pukul 07.00 pagi beberapa bulan yang lalu. Kabut tipis masih menggantung di atas sawah bertingkat, sementara para petani mulai bekerja di kejauhan.
Serasa nyaman dengan pemandangan hijau pepohonan alam yang bener-bener natural. Kawasan yang jauh banget dari kebisingan kota.
Yang terdengan malah kicauan burung berterbangan, suara-suara alam yang beneran berasa banget, ini yang bikin ketenangan dalam diri setiap orang yang melihat dan mendengar.
Pemandangan seperti ini sulit ditemukan di kota besar.
Eh, bukan sulit lagi, bahkan tidak ada!
Jangan harap bisa ketemu yang beginian di tengah kota-kota yang sibuk dengan segala aktivitas kerja dan rutinitas bisnis lainnya.
Suasana yang sangat berbeda!
Datanglah pagi hari ke Tegallalang Rice Terrace ini jika ingin suasana lebih tenang dan foto yang lebih bagus. Semakin siang, tempat ini biasanya mulai dipenuhi wisatawan.
Salah satu tempat dengan keindahan alam yang memukau.
Untuk kamu yang ingin datang, bisa catat alamat lengkapnya yang berlokasi di Jalan Raya Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali 80561
Dengan harga tiket masuk kisaran Rp25.000 – Rp50.000 per orang
Ada banyak Wahana berlibur yang bikin liburan kamu makin seru:
- Bali Swing
- Sky Bike
- Spot foto sarang burung
- Trekking sawah
Untuk Estimasi biaya penginapan sekitar lokasi:
- Guest house: Rp250.000 – Rp450.000 per malam
- Hotel bintang 3: Rp500.000 – Rp900.000 per malam
- Resort: mulai Rp1.500.000 per malam
2. Sacred Monkey Forest Sanctuary

Komunitas Monyet paling ramai disini! Kehidupan kawanan monyet menjadi pemandangan unik di kawasan yang masih di penuhin pepohonan rindang ini.
Hampir disetiap sudut kamu temukan kelompok-kelompok monyet.
Merek sejak lama sudah mendiami kawasan hutan ini.
Jujur saja, tempat ini selalu menjadi favorit saya.
Begitu memasuki area hutan, suasana langsung berubah.
Pohon-pohon besar menjulang tinggi, udara terasa lebih lembab, dan tiba-tiba seekor monyet berjalan santai melintas di depan seolah sedang menjadi tuan rumah.
Lah, bener!
Dihutan ini, sekelompok monyet menjadi tuan rumahnya.
Ini rumah mereka.
Satu tips penting yang wajib kamu perhatikan!
Jangan membawa makanan atau benda berkilau seperti kacamata dan anting yang mencolok. Monyet di sini terkenal penasaran.
Penting banget sih kalau ini!
Jangan anggap sepele, beberapa kawanan monyet yang penasaran akan bawaan kamu biasanya pura-pura mendekat dan kemudian tanpa kamu sadari menggapai barang-barang bawaan kamu tersebut.
Jadi, wajib hati-hati sih.
Untuk bisa sampai ke kawasan ini, kamu bisa tulis alamat lengkapnya yang berada di Jalan Monkey Forest, Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571
Ini kawasan hutan ya!
Untuk harga tiket masuk:
- Dewasa: sekitar Rp80.000
- Anak-anak: sekitar Rp60.000
Wahana:
Baca Artikel Lainnya
- Menikmati Sunset Pantai Double Six Bali dengan Suasana Santai, dan Pesona Pantai Favorit Wisatawan ›
- Pura Uluwatu dan Tari Kecak: Jadwal, Harga Tiket, dan Pengalaman Menikmati Sunset Paling Ikonik di Bali ›
- Museum Puri Lukisan, Tempat Saya Belajar Bahwa Ubud Tidak Hanya Tentang Sawah dan Kafe ›
- Itinerary Bali 5 Hari untuk Pemula: Ini Rute, Budget, dan Tips Biar Nggak Boncos ›
- Cerita Travelling Saya ke Nusa Penida: Ini Rekomendasi Spot Foto, Harga Tiket, Cara ke Sana ›
- Hutan konservasi monyet
- Jembatan dan sungai alami
- Area pura kuno
- Spot fotografi alam
Estimasi biaya penginapan sekitar lokasi:
- Guest house: Rp300.000 – Rp500.000
- Hotel: Rp600.000 – Rp1.200.000
- Resort premium: mulai Rp2.000.000
3. Campuhan Ridge Walk

Kalau ingin melihat sisi Ubud yang tenang, inilah tempatnya.
Jalur trekking ini sebenarnya sederhana.
Tidak ada wahana ekstrem atau bangunan megah. Hanya jalan setapak yang membelah bukit hijau dan lembah di kanan kiri.
Namun justru kesederhanaan itulah yang membuat banyak orang jatuh cinta.
Saya pribadi paling suka datang sekitar pukul 06.30 pagi ketika udara masih dingin dan matahari mulai muncul perlahan dari balik pepohonan.
Alamat lengkap: Jalan Bangkiang Sidem, Kelusa, Payangan, Gianyar, Bali
Harga tiket masuk: Gratis
Wahana:
- Trekking
- Jogging
- Spot sunrise
- Fotografi alam
Estimasi biaya penginapan:
- Guest house: Rp250.000 – Rp500.000
- Villa: Rp900.000 – Rp2.000.000
4. Pura Tirta Empul

Tempat ibadah umat Hindu atau Pure selalu jadi pemandangan yang berbeda ketika kamu berada di Bali, kamu akan banyak menemukannya.
Jadi, kamu nggak perlu aneh.
Memang mayoritas masyarakat di Bali memeluk keyakinan Hindu dan Pure merupakan tempat peribadatan mereka.
Hanya saja, ini tu unik banget. Lagian kamu tidak akan menemukan pure/pura semacam ini di tempat-tempat lain di Indonesia.
Ada, tapi jarang banget!
Beda kalau di Bali, memang mayoritas beragama Hindu.
Termasuk Pura Tirta Empul, tempat ini menawarkan pengalaman yang berbeda dibanding wisata lainnya di Ubud.
Banyak wisatawan datang bukan hanya untuk melihat keindahan pura, tetapi juga mengikuti ritual melukat menggunakan air suci yang mengalir dari mata air alami.
Meski kamu tidak ikut ritualnya, melihat suasana spiritual di sini saja sudah menjadi pengalaman yang berkesan, berbeda dari biasanya atau bahkan kamu belum pernah lihat sama sekali.
Oh ya, penting buat kamu mengetahui beberapa aturan masuk ke pure. Jadi, sebelum masuk kamu pastikan dulu apa yang tidak di perbolehkan dan apa saja yang mereka perbolehkan.
Jangan melakukan hal-hal yang dilarang, kamu bisa tanya pada guide wisata kamu atau bisa pada petugas yang ada di lokasi Pure ini.
Biar aman selama berkunjung!
Untuk alamat Pura Tirta Empul ini berada di lokasi Jalan Tirta, Manukaya, Tampaksiring, Gianyar, Bali 80552
Harga tiket masuk: sekitar Rp50.000
Wahana:
- Ritual melukat
- Area pura
- Kolam mata air suci
- Spot fotografi budaya
Estimasi biaya penginapan:
- Homestay: Rp300.000 – Rp500.000
- Hotel: Rp600.000 – Rp1.000.000
5. Goa Gajah

Ini tu beneran goa, tapi bentuknya unik banget.
Bukan sejenis goa yang biasa kamu temukan di tempat-tempat lain. Pintu masuk goa ini terbentuk sebuah ukiran seni khas Bali.
Rada-rada serem sih!
Tapi unik banget ~
Begitu melihat pintu masuk berbentuk wajah raksasa yang dipahat langsung pada batu, saya langsung memahami kenapa tempat ini begitu terkenal.
Goa Gajah memiliki suasana mistis sekaligus menenangkan. Area tamannya juga sangat rindang sehingga nyaman untuk berjalan santai.
Penasaran mau kesini? Ini alamat lengkap dan titik lokasinya ada di Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali 80581
Harga tiket masuk: sekitar Rp50.000
Wahana:
- Goa kuno
- Kolam pemandian
- Area pura
- Spot sejarah dan budaya
Estimasi biaya penginapan:
- Guest house: Rp250.000 – Rp450.000
- Hotel: Rp600.000 – Rp900.000
6. Ubud Palace

Istana ini berada tepat di pusat Ubud sehingga sangat mudah ditemukan.
Saat malam hari biasanya ada pertunjukan tari Bali yang membuat suasana semakin hidup.
Menonton tarian tradisional di halaman istana dengan latar bangunan khas Bali menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.
Alamat lengkap: Jalan Raya Ubud No.8, Ubud, Gianyar, Bali 80571
Harga tiket masuk: Gratis
Wahana:
- Wisata sejarah
- Pertunjukan tari Bali
- Spot foto arsitektur
Estimasi biaya penginapan:
- Guest house: Rp300.000 – Rp600.000
- Hotel: Rp700.000 – Rp1.500.000
7. Pura Taman Kemuda Saraswati

Banyak wisatawan melewati tempat ini tanpa sadar bahwa mereka sedang berdiri di salah satu pura tercantik di Ubud.
Kolam bunga teratai yang membentang di depan pura menjadi daya tarik utamanya.
Menjelang sore, tempat ini terlihat sangat cantik karena cahaya matahari mulai berubah menjadi keemasan.
Alamat lengkap: Jl. Raya Ubud No.14, Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571
Harga tiket masuk: Gratis
Wahana:
- Wisata budaya
- Kolam teratai
- Fotografi arsitektur
Estimasi biaya penginapan:
- Guest house: Rp300.000 – Rp500.000
- Hotel: Rp700.000 – Rp1.300.000
8. Bali Swing

Kalau kamu sering melihat foto orang bergelantungan di atas lembah hijau Bali, kemungkinan besar itu diambil di sini.
Awalnya saya sempat ragu mencobanya. Namun setelah ayunan mulai bergerak dan pemandangan lembah terbuka di depan mata, rasa takut perlahan berubah menjadi kagum.
Alamat lengkap: Jalan Dewi Saraswati, Bongkasa Pertiwi, Abiansemal, Badung, Bali
Harga tiket masuk: Rp250.000 – Rp500.000 tergantung paket
Wahana:
- Giant Swing
- Sky Bed
- Bird Nest
- Helicopter Photo Spot
Estimasi biaya penginapan:
- Guest house: Rp350.000 – Rp600.000
- Resort: mulai Rp1.200.000
9. Tegenungan Waterfall

Suara air terjun sudah terdengar bahkan sebelum kamu bener-bener melihatnya.
Perjalanan menuju bawah memang membutuhkan sedikit tenaga karena harus menuruni cukup banyak anak tangga. Namun begitu sampai, rasa lelah langsung terbayar oleh pemandangan air terjun yang deras dan udara yang sangat segar.
Alamat lengkap: Desa Kemenuh, Sukawati, Gianyar, Bali 80581
Harga tiket masuk: sekitar Rp30.000
Wahana:
- Berenang
- Fotografi
- Trekking ringan
- River Club
Estimasi biaya penginapan:
- Guest house: Rp250.000 – Rp500.000
- Hotel: Rp600.000 – Rp1.000.000
10. Alas Harum Bali

Banyak orang mengenalnya sebagai tempat foto Instagram, tetapi sebenarnya tempat ini menawarkan pemandangan sawah yang luar biasa indah.
Saya menyarankan datang sore hari ketika matahari mulai turun. Warna hijau sawah dan cahaya matahari senja menghasilkan suasana yang sangat cantik.
Alamat lengkap: Jalan Raya Tegallalang, Tegallalang, Gianyar, Bali
Harga tiket masuk: Rp50.000 – Rp75.000
Wahana:
- Extreme Swing
- Flying Fox
- Sky Bike
- Glass Floor
- Spot foto tematik
Estimasi biaya penginapan:
- Guest house: Rp300.000 – Rp600.000
- Resort: mulai Rp1.500.000
Kesimpulan
Itulah beberapa ulasan seputaran Rekomendasi Tempat Wisata Ubud yang Wajib Dikunjungi saat kamu berada di Pulau Dewata Bali.
Sebagai saran dari beberapa pengalaman saya, perhatikan rekomendasi ini:
- Datang pada musim kemarau antara April hingga Oktober.
- Gunakan motor atau mobil sewaan karena beberapa lokasi cukup berjauhan.
- Berangkat pagi untuk menghindari kemacetan dan mendapatkan suasana terbaik.
- Siapkan uang tunai karena beberapa tempat wisata masih belum menerima pembayaran digital.
- Sisakan waktu untuk menikmati kuliner lokal dan kafe-kafe unik di sekitar Ubud.
Ubud bukan tipe destinasi yang bisa dinikmati dengan terburu-buru.
Tempat ini justru paling indah ketika kamu memperlambat langkah, duduk sebentar di pinggir sawah, menikmati secangkir kopi Bali, lalu membiarkan suasana bekerja dengan sendirinya.
Dan biasanya, tanpa sadar, Ubud akan membuat kamu berkata, “Sepertinya saya harus kembali lagi ke sini suatu hari nanti.”
Baca juga artikel lainnya:
Kalau mau informasi lainnya seputar wisata bali bisa cek di halaman hellobali.id ya.


