Bahaya Silet Cukur Barbershop bagi Kesehatan
Aktivitas merapikan rambut dan jambang di barbershop maupun tempat pangkas rambut menyimpan risiko kesehatan serius apabila kebersihan peralatannya diabaikan. Penggunaan silet atau pisau cukur yang tidak higienis berpotensi menjadi media penularan penyakit menular berbahaya.
Risiko Penularan Hepatitis B
Peringatan tersebut disampaikan oleh dokter sekaligus kreator konten kesehatan, dr. Ikhsanudin Qothi. Ia menekankan agar para pria selalu memperhatikan kebersihan alat yang digunakan oleh kapster, terutama ketika memotong atau merapikan tepi rambut serta jambang.
Baca Artikel Lainnya
- MNC Peduli dan Dulux Hadirkan Edukasi Disabilitas ›
- Pertolongan Pertama Heatstroke pada Pelari ›
- 5 Komplikasi Penyakit Ginjal Kronik pada Anak ›
- 5 Makanan dan Minuman yang Bisa Merusak Kesehatan Kulit ›
- Cara Tanam Pohon Mangga di Rumah, Panen 3-5 Bulan! ›
- Batas Aman Konsumsi Teh Hijau Sehari untuk Kesehatan ›
Menurut dr. Ikhsanudin, penggunaan pisau cukur secara bergantian tanpa mengganti silet baru dapat menyebabkan penularan virus Hepatitis B, yang kasusnya sudah banyak terjadi. Selain ancaman infeksi penyakit tersebut, penggunaan alat cukur yang tidak steril juga memicu munculnya gangguan kesehatan kulit pada area wajah.
Edukasi tersebut disampaikannya melalui unggahan video di akun media sosial pribadinya. “Buat teman-teman terutama cowok-cowok di sini yang ketika potong rambut itu suka dirapihin jambang atau pinggirannya, pastiin kalian tuh kalau pakai alat yang ini siletnya tuh diganti, pisonya tuh diganti,” ujar dr. Ikhsanudin, seperti dilaporkan women.okezone.com pada Kamis (29/10/2026).


