Kekacauan Transportasi Manchester Ganggu Wisatawan Eropa
Para pelancong internasional dari Prancis, Jerman, dan Spanyol menghadapi kekacauan lalu lintas yang parah di Manchester pekan ini menyusul pecahnya pipa air utama di Portland Street. Penutupan halte bus Piccadilly Gardens membuat 29 rute jaringan bus dialihkan, memicu tantangan logistik besar bagi wisatawan yang berkunjung ke pusat kota.
Latar Belakang Kerusakan Infrastruktur
Distrik bisnis dan ritel pusat Greater Manchester lumpuh total setelah kegagalan infrastruktur terjadi pada akhir 28 Oktober 2026. Pipa air utama di Portland Street mengalami kebocoran hebat hingga air mengalir deras ke jalan dan memunculkan retakan besar pada permukaan jalan. Kerusakan struktural yang parah pada aspal serta pipa bawah tanah memaksa pihak berwenang segera memberlakukan penutupan darurat.
Insiden ini menciptakan efek domino pada mobilitas regional, terutama karena Piccadilly Gardens merupakan pusat pertukaran transportasi utama bagi ratusan ribu penglaju harian dan turis internasional.
Perkembangan Terbaru dan Pernyataan Resmi
Hingga 30 Oktober 2026, situasi di lapangan masih sangat fluktuatif dengan Portland Street dan halte bus Piccadilly Gardens ditutup total untuk semua lalu lintas. Transport for Greater Manchester (TfGM) menyatakan bahwa penutupan tersebut akan terus berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut. Para teknisi dari United Utilities langsung dikerahkan untuk mengisolasi pipa yang rusak serta melakukan perbaikan penting.
Perwakilan United Utilities menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat insiden tersebut. Mereka memastikan pasokan air pelanggan tidak terganggu dan timnya bekerja sama dengan pihak kepolisian, TfGM, serta dewan kota untuk menangani gangguan dan membuka kembali jalan sesegera mungkin.
Baca Artikel Lainnya
- Ratusan Penumpang Kapal Pesiar Terlantar di Kamboja ›
- Krisis Pariwisata Kuba: Hotel Raksasa Keluar dan Penerbangan Turun ›
- Jelajahi Pesona Vietnam dengan Pilihan Tur Mister Aladin ›
- Turki Majukan Proyek Modernisasi Jalur Kereta Koridor Tengah ›
- Duka Selimuti Bromo Usai Enam Petugas Gugur Padamkan Karhutla ›
- Jejak Rel Kereta Kolonial di Balik Wajah Kota Indonesia ›
Direktur Jaringan Bus TfGM, Alison Chew, bersama para pejabat lainnya menegaskan agar para pelancong meluangkan waktu perjalanan lebih banyak. TfGM juga mengerahkan Petugas Pendukung dan Penegak Hukum TravelSafe ke seluruh area pusat kota untuk membantu para penumpang yang terlantar dan menjaga ketertiban umum seperti dilaporkan Travel And Tour World.
Dampak bagi Wisatawan Prancis, Jerman, dan Spanyol
Manchester kini menjadi destinasi utama bagi wisatawan Eropa, khususnya dari Prancis, Jerman, dan Spanyol, yang tertarik pada warisan sepak bola, pameran budaya, dan kehidupan malam kota tersebut. Namun, para wisatawan dari kawasan ini mengalami kesulitan besar akibat kelumpuhan transportasi. Para turis yang tiba di Bandara Manchester sering kali mengandalkan kelancaran peralihan dari jaringan kereta api ke bus melalui Piccadilly Gardens.
Dengan dialihkannya 29 layanan bus Bee Network—termasuk rute 15, 18, 30, 33, 38, 41, 42, 42A, 42B, 42C, 43, 50, 85, 85A, 86, 101, 103, 111, 142, 143, 191, 197, 250, 255, 256, 263, serta bus gratis 1 dan 2—pengunjung internasional merasa kesulitan menemukan perhentian alternatif. Situasi ini semakin diperparah dengan penangguhan layanan trem pada jalur Eccles, Trafford Centre, dan Altrincham secara bersamaan hingga 2 November mendatang.
Kurangnya pengetahuan lokal mengenai geografi membuat para turis dari Spanyol, Jerman, dan Prancis mengalami keterlambatan jadwal perjalanan, melewatkan tur yang telah dipesan sebelumnya, serta kesulitan besar saat bepergian dari dan menuju hotel di pusat kota.
Prioritas utama bagi Dewan Kota Manchester dan United Utilities saat ini adalah pemulihan jalan, yang harus melalui penilaian struktural secara menyeluruh sebelum bus bertingkat dapat kembali beroperasi dengan aman.


