Air Greenland Sewa A320neo Rute Ilulissat-Kopenhagen

Maskapai penerbangan milik pemerintah, Air Greenland, resmi memperluas armada pesawat jetnya dengan menambah satu unit Airbus A320neo melalui perjanjian sewa dengan perusahaan Carlyle. Langkah ini diambil untuk melayani rute penerbangan langsung yang menghubungkan kota wisata Ilulissat di utara Greenland dengan Kopenhagen, Denmark.

Detail Perjanjian Sewa dan Spesifikasi Pesawat

Seperti dilaporkan One Mile at a Time, armada pesawat sayap tetap Air Greenland saat ini terdiri dari sembilan unit penerbang penumpang, yaitu satu Airbus A330-800neo dan delapan pesawat turboprop De Havilland Dash 8-200. Penambahan Airbus A320neo ini dilakukan melalui skema sewa selama enam tahun dengan opsi perpanjangan.

Air Greenland memilih opsi sewa ketimbang membeli unit baru agar bisa mendapatkan pesawat lebih cepat. Pesawat yang disewa tersebut merupakan armada berusia hampir 10 tahun yang sebelumnya dioperasikan oleh Scandinavian Airlines (SAS) sejak 2016 dengan kode registrasi LN-RGO. Setelah beralih ke Air Greenland, pesawat ini akan menggunakan kode registrasi OY-GRL.

Perawatan teknis untuk A320neo akan dipusatkan di Kopenhagen, lokasi yang sama dengan basis pemeliharaan pesawat Airbus A330-800neo milik maskapai. Kesamaan produsen ini memungkinkan pilot dan kru kabin mengoperasikan kedua tipe pesawat dengan lisensi yang sama.

Kabin pesawat A320neo dikonfigurasi dengan kapasitas 168 kursi yang terbagi dalam 29 baris bertata letak 3-3. Terdapat 18 kursi di kelas premium dan 150 kursi di kelas ekonomi. Kelas premium menawarkan ruang kaki yang lebih luas serta layanan makanan dan minuman yang lebih lengkap, meski tetap menggunakan susunan tiga kursi di setiap sisi tanpa pengosongan kursi tengah.

Perluasan Bandara dan Jadwal Penerbangan

Kehadiran pesawat jet baru ini bertepatan dengan proyek modernisasi infrastruktur penerbangan besar-besaran di Greenland. Hingga 2024, Bandara Kangerlussuaq menjadi satu-satunya gerbang utama yang mampu menampung pesawat jet, sehingga penumpang harus melanjutkannya dengan penerbangan transit menggunakan pesawat turboprop ke wilayah lain.

Setelah perluasan Bandara Nuuk rampung pada akhir 2024, kini giliran Bandara Ilulissat yang memperpanjang landasan pacunya dari 880 meter menjadi 2.200 meter agar dapat didarati pesawat jet. Ilulissat sendiri merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di wilayah tersebut.

Layanan penerbangan langsung rute Ilulissat–Kopenhagen dijadwalkan mulai beroperasi pada 19 April 2026. Sebelum armada A320neo resmi mengudara pada musim semi 2027, rute ini akan dioperasikan terlebih dahulu menggunakan pesawat Boeing 737-800 yang disewa dari maskapai Jettime.

Penerbangan berjarak 2.125 mil ini dilayani dengan nomor penerbangan GL705 yang berangkat dari Kopenhagen pukul 09.45 dan tiba di Ilulissat pukul 11.45 waktu setempat. Untuk rute sebaliknya, penerbangan GL706 berangkat dari Ilulissat pukul 13.15 dan mendarat di Kopenhagen pukul 21.00. Durasi perjalanan diperkirakan memakan waktu sekitar 5 jam menuju arah barat dan 4 jam 45 menit menuju arah timur.