Penerbangan di berbagai wilayah Asia kembali mengalami gangguan dengan tercatat 1.573 keterlambatan dan 193 pembatalan di 18 bandara, seperti dilaporkan Travel And Tour World. Para penumpang di negara-negara mulai dari India, China, Indonesia, hingga Filipina harus menghadapi perubahan jadwal, penerbangan lanjutan yang terlewat, serta waktu tunggu yang lebih panjang.
Bandara dan Maskapai yang Paling Terdampak
Dampak gangguan paling terlihat di sejumlah pusat perjalanan utama, termasuk Mumbai, Bengaluru, Jakarta, Manila, dan Jeddah. Mumbai dan Delhi mencatat angka keterlambatan tertinggi, sementara Jeddah dan Riyadh mengalami pembatalan terbanyak.
Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji Maharaj di Mumbai mencatat tingkat keterlambatan keberangkatan sebesar 36 persen dan kedatangan 30 persen. Bandara Ninoy Aquino di Manila melaporkan 14 persen keberangkatan dan 13 persen kedatangan mengalami keterlambatan. Sementara itu, Bandara Indira Gandhi di Delhi mencatat 21 persen keterlambatan keberangkatan dan 19 persen kedatangan. Di Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta mencatat tingkat keterlambatan keberangkatan sebesar 19 persen dan kedatangan 18 persen.
Dari sisi maskapai, IndiGo mencatat jumlah keterlambatan terbanyak, sedangkan Akasa Air melaporkan jumlah pembatalan tertinggi.
Faktor Penyebab dan Langkah Maskapai
Penerbangan dari dan menuju Arab Saudi saat ini menghadapi gangguan pada sejumlah maskapai utama di tengah ketegangan keamanan regional serta laporan serangan terhadap infrastruktur penerbangan. Masalah keamanan yang berlangsung serta pembatasan wilayah udara berdampak langsung pada operasional maskapai, khususnya rute yang menghubungkan India dengan Jeddah, Riyadh, Dammam, dan Madinah.
Maskapai penerbangan asal India memperpanjang masa penangguhan penerbangan menuju Arab Saudi untuk merespons dinamika lingkungan operasional tersebut. Akasa Air memperpanjang penangguhan penerbangan dari dan ke Jeddah hingga 18 November 2026, serta Riyadh hingga 30 November 2026.
Air India bersama Air India Express menangguhkan layanan dari dan ke Jeddah, Riyadh, serta Dammam hingga 14 November 2026. Maskapai IndiGo juga membatalkan penerbangan menuju dan dari Riyadh, Jeddah, Dammam, dan Madinah hingga tanggal yang sama.
Seluruh data dan angka dalam laporan ini dihimpun serta ditinjau menggunakan catatan waktu nyata per 1 November 2026 pukul 13.26 waktu ET berdasarkan sumber utama FlightAware.








