Kecantikan

Koleksi Perhiasan Mewah Le Chœur des Pierres Babak Dua Cartier

Koleksi Perhiasan Mewah Le Chœur des Pierres Babak Dua Cartier
Daftar Isi
  1. Stellara dan Fibria
  2. Polydroma dan Panthère Tunya
  3. Tipaza, Etnara, dan Tutti Chaya
  4. Koleksi Anting-Anting Eksklusif

Cartier meluncurkan babak kedua dari koleksi perhiasan mewah Le Chœur des Pierres yang menonjolkan keindahan berbagai batu permata pilihan. Setiap karya dalam koleksi ini dirancang melalui perpaduan intuisi, emosi, serta keahlian perajin dalam mengolah batu mulia menjadi perhiasan bernilai seni tinggi.

Stellara dan Fibria

Karya pertama bernama Stellara yang berpusat pada safir Ceylon seberat 41,01 karat dengan bingkai emas putih dan berlian. Para perajin menciptakan gerakan seperti gelombang yang memancarkan energi kuat melalui struktur terbuka yang tetap ringan dan lentur. Sementara itu, Fibria memadukan zamrud, pirus, serta rubi dalam jalinan dua untai berbahan platina yang terinspirasi dari seni hias dekoratif.

Polydroma dan Panthère Tunya

Polydroma mengambil inspirasi dari arsitektur perkotaan melalui kalung berkubah dari emas putih yang bertatahkan berlian dan berpusat pada berlian potong Asscher seberat 5,18 karat. Di sisi lain, Panthère Tunya menampilkan transisi dari realisme menuju bentuk abstrak dengan patung macan kumbang sebagai pusat perhatian. Kalung platina dan emas putih ini dihiasi cabochon zamrud Zambia seberat 48,12 karat serta sembilan berlian Fancy Yellow berbentuk bantalan seberat 10,91 karat.

Tipaza, Etnara, dan Tutti Chaya

Tipaza menghadirkan kalung minimalis dari emas putih dengan tiga deret manik-manik rubi dan dua berlian briolette seberat 7,36 karat. Etnara memamerkan aliran rubellit seberat 67 karat yang dipadukan dengan topas dan emas kuning menyerupai energi vulkanik. Adapun Tutti Chaya memerlukan hampir 2.000 jam pengerjaan tangan untuk merangkai jalinan geometris dari platina, zamrud, rubi, safir, onyx, dan berlian dengan dua zamrud Kolombia berusuk seberat 56,97 karat.

Koleksi Anting-Anting Eksklusif

Koleksi anting-anting menampilkan lima rangkaian unik yang terinspirasi dari batu-batu berharga seperti berlian cokelat, rubi, spinel biru, safir merah muda dan jingga, serta zamrud. Drosera menggunakan 18 rubi seberat 28,44 karat, Ojai menampilkan gradasi 18 safir seberat 24,12 karat, dan Volubia memadukan zamrud serta berlian dengan potongan baguette dan briolette. Patellia menonjolkan dua berlian cokelat seberat 11,32 karat yang dipasang terbalik, sementara Undara menghadirkan koleksi spinel biru dengan nuansa akuatik.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *