Tamara Leisure Experiences (TLE) merampungkan angkatan keempat magang Responsible Hoteliers of Tomorrow (RHT) bagi mahasiswa perhotelan serta edisi kedua program Connect Conscious Classroom (CCC) bagi para pendidik perhotelan. Kedua program tersebut membuka properti dan resor TLE agar para mahasiswa dan pengajar dapat menyaksikan langsung praktik perhotelan yang bertanggung jawab secara nyata.
Belajar Langsung di Industri Perhotelan
Program RHT tahun ini diikuti oleh 20 mahasiswa strata satu perhotelan dari tujuh institusi berbeda yang menjalani pembelajaran mendalam selama 45 hari di berbagai properti serta kantor TLE. Para peserta magang mengikuti sesi kelas, operasional hotel, kunjungan lapangan ke masyarakat, diskusi dengan praktisi industri, hingga mengerjakan proyek berbasis keberlanjutan dan mempresentasikan solusinya terhadap tantangan operasional nyata, seperti dilaporkan Today’s Traveller. Sementara itu, program CCC menghadirkan para pengajar manajemen perhotelan selama sepekan untuk mengikuti kegiatan operasional, keberlanjutan, keterlibatan masyarakat, serta lokakarya pedagogi dan teknologi.
CEO Tamara Leisure Experiences, Samir MC, menyatakan bahwa pariwisata domestik India yang sedang berkembang membuat pemahaman mengenai praktik bertanggung jawab sejak dini menjadi sangat penting bagi karier perhotelan. Menurutnya, kerja sama dengan dunia akademik merupakan pertukaran dua arah di mana mahasiswa dan pengajar membawa perspektif segar, sementara pihak perusahaan membagikan pengalaman menciptakan pengalaman destinasi secara bertanggung jawab. Ia menambahkan bahwa penguatan hubungan ini bertujuan membantu melahirkan profesional yang memahami bahwa manusia, planet, dan keuntungan harus tumbuh secara bersamaan.
Komitmen Berkelanjutan dan Inklusi
Berbagai inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap masyarakat di sekitar properti TLE, dengan catatan bahwa 40 persen perekrutan dan setengah dari pengadaan barang berasal dari sumber lokal. Tingkat perpindahan pegawai atau susut karyawan berada di bawah rata-rata industri sebagai wujud fokus perusahaan terhadap karier jangka panjang. Pendekatan pertumbuhan yang bertanggung jawab ini turut membentuk program keberagaman dan inklusi seperti inisiatif She Returns untuk perempuan yang kembali bekerja setelah jeda karier, kolaborasi bersama SAATHIYA bagi pemuda dari kalangan ekonomi lemah, serta pengembangan kepemimpinan perempuan.
Selain itu, TLE juga memberikan perhatian khusus pada inklusi penyandang disabilitas melalui kemitraan bersama Skill Council for Persons with Disability dalam hal pelatihan dan penempatan kerja, serta peningkatan kepekaan anggota tim terhadap inklusi disabilitas. Dengan memperluas cakupan inklusi hingga ke tahap orientasi, pengembangan, dan kemajuan karier, TLE berupaya membangun jalur karier yang berkelanjutan di lingkungan kerja yang didukung oleh beragam talenta.
Seluruh rangkaian upaya ini menghubungkan pihak industri, akademisi, dan komunitas guna membantu mencetak para profesional perhotelan yang memiliki keterampilan serta rasa tanggung jawab dalam memajukan sektor tersebut di masa depan.








