Hyatt berencana meluncurkan hotel terbesar mereka di New York yang akan dinamai The StandardX Times Square pada paruh kedua tahun 2028. Proyek mercusuar ini dikerjakan melalui kerja sama dengan Extell Development Company dan bakal menghadirkan sekitar 1.800 kamar.
Fasilitas Megah dan Wahana Ekstrem
Lokasi hotel tersebut berada di nomor 255 West 45th Street, kawasan Theater District, Manhattan. Jumlah kamar sebanyak itu menempatkan properti ini sedikit di bawah hotel terbesar di kota tersebut saat ini, yaitu Marriott Marquis yang memiliki hampir 2.000 kamar.
Seperti dilaporkan One Mile at a Time, bangunan ini dirancang untuk memperindah cakrawala Manhattan dengan berbagai fasilitas spektakuler. Hotel akan dilengkapi wahana seluncuran jatuh bebas (free-fall thrill ride) tertutup, dek observasi di ketinggian lebih dari 1.000 kaki, kolam renang di atas atap, serta beragam pilihan restoran, bar, dan pusat hiburan malam.
Dari sisi interior, rancangan bangunan akan menonjolkan karakter teater khas New York melalui warna-warna berani, bentuk pahatan, sentuhan reflektif, serta detail yang tidak biasa. Ruangan kamar dibuat ekspresif namun lugas, sementara area publik dirancang untuk memadukan desain, musik, dan energi sosial yang lekat dengan jenama The Standard.
Evolusi Jenama The StandardX
The StandardX dikenal sebagai “saudara muda” dari jenama The Standard dengan konsep yang lebih sederhana, tempat tidur berkualitas, desain menarik, serta kedekatan dengan suasana kota. Layanan yang ditawarkan lebih kasual dan pengalamannya dibuat lebih ringkas dengan menempatkan tamu di pusat berbagai aktivitas menarik di sekitarnya.
Perkembangan jenama ini dinilai menarik karena properti pertamanya di Melbourne yang dibuka pada Agustus 2024 hanya memiliki 125 kamar. Properti kedua yang sempat dibuka di Bangkok pada November 2024 dengan 62 kamar bahkan kemudian berganti nama menjadi QURO Bangkok Riverside di bawah naungan Unscripted by Hyatt.
Lonjakan skala dari properti butik berkapasitas puluhan hingga seratus kamar menjadi hotel raksasa dengan 1.800 kamar menunjukkan minimnya konsistensi dalam ukuran sebuah jenama baru. Kendati demikian, para investor tetap berani berkomitmen pada jenama yang relatif baru ini, yang diyakini akan terbantu oleh partisipasi dalam program loyalitas World of Hyatt untuk mengisi tingkat hunian kamar.







