5 Fakta Patung Merlion Singapura, Ada Sebelum Merdeka

Patung Merlion di Singapura selalu berhasil menarik perhatian para wisatawan mancanegara yang berkunjung. Kawasan Merlion Park menjadi salah satu tempat favorit bagi turis untuk berfoto dengan patung berwujud kepala singa dan berbadan ikan yang telah lama menjadi simbol negara tersebut.

Pemeliharaan Patung Merlion Utama

Berdasarkan informasi dari Singapore Tourism Board yang dilaporkan detikcom, Patung Merlion utama dijadwalkan untuk menjalani proses perbaikan dan pembersihan. Kegiatan pemeliharaan tersebut memakan waktu selama tiga hari, yang dimulai pada Selasa (24/11/2026) hingga Kamis (26/11).

Fakta-Fakta Menarik Patung Merlion

Desain kepala singa pada patung merepresentasikan kemunculan seekor singa di Temasek yang sempat dijumpai oleh seorang pangeran dari Sriwijaya bernama Sang Nila Utama. Tokoh tersebut lantas menamai pulau itu sebagai Singapura yang memiliki arti Kota Singa dalam bahasa Sansekerta. Sementara itu, bentuk tubuh ikan melambangkan asal-usul wilayah tersebut yang dulunya merupakan kampung nelayan, meski catatan sejarah membantahnya karena daerah itu sebenarnya sudah berkembang menjadi kota pelabuhan sejak abad XIV.

Patung berikonik ini mulanya dirancang pada tahun 1963 bukan sebagai monumen, melainkan untuk logo Dewan Pariwisata Singapura. Logo tersebut kemudian resmi digunakan dalam kurun waktu 1964 sampai 1997 sebelum akhirnya bertransformasi menjadi suvenir wisata yang menonjol bagi turis mancanegara.

Meskipun patung yang berada di Merlion Park paling sering disorot oleh pengunjung, Singapura sebenarnya mempunyai total enam patung Merlion. Selain patung utama beserta anaknya di Merlion Park, empat patung lainnya terletak di Mount Faber, depan kantor pusat Singapore Tourism Board di Orchard Spring Lane, serta dua patung lagi di kawasan Ang Mo Kio Avenue 1.

Monumen ikonik ini juga tercatat pernah dipindahkan pada tahun 2002 akibat pemandangannya yang tertutup oleh pembangunan Jembatan Esplanade yang rampung pada 1997. Patung tersebut digeser sejauh sekitar 120 meter dari posisi awal di muara Sungai Singapura menuju Merlion Park, sehingga kini menghadap langsung ke arah Marina Bay dengan latar belakang yang jauh lebih luas dan terbuka.

Perancangan desain Merlion sendiri sudah dimulai sejak tahun 1963 dan diaplikasikan sebagai logo pariwisata pada 1964, yang berarti desain tersebut sudah ada sebelum Singapura mendeklarasikan kemerdekaannya pada 1965, sementara patung utama Merlion baru diresmikan pada September 1972.