Tren K-Beauty: Ubah Belahan Rambut untuk Kurangi Rontok
Popularitas tren kecantikan Korea atau K-beauty kini merambah ke aspek perawatan rambut dan kulit kepala. Mengadopsi kebiasaan sederhana seperti mengubah belahan rambut secara berkala dapat menjadi langkah efektif untuk menjaga kesehatan kulit kepala.
Manfaat Mengubah Belahan Rambut
Sebagian besar orang menentukan belahan rambut berdasarkan kesesuaian dengan bentuk wajah, baik itu belahan tengah maupun samping. Mempertahankan gaya belahan rambut yang sama dalam kurun waktu lama justru menyebabkan area kulit kepala tertentu menerima paparan sinar matahari secara terus-menerus.
Berdasarkan laporan dari Vogue, para ahli mengungkapkan bahwa bagian kulit kepala yang terekspos di sepanjang garis belahan rambut memerlukan perlindungan tambahan. Sinar ultraviolet berpotensi menimbulkan peradangan serta kerusakan sel, terlebih apabila kulit kepala mengalami paparan berlebih sampai terbakar.
Baca Artikel Lainnya
- 6 Cara Sehat Konsumsi Alpukat Tanpa Kelebihan Kalori ›
- 4 Hal Penting yang Wajib Dipahami Sebelum Ikut Lomba Lari ›
- Joanna Wietrzyk Siap Tampil Lagi Usai Viral BAB di Lomba ›
- Bahaya Heatstroke Saat Lari Pagi Meski Cuaca Sejuk ›
- Kisah Alisa Manyonok, Mantan Atlet Voli Berjuluk Barbie ›
- Alasan Ilmiah Baju Hitam Terasa Lebih Gerah Saat Panas ›
Alasan Medis dan Risiko Kerontokan
Wonuk Hwang selaku dokter kulit dari Korea Selatan menyatakan bahwa kulit kepala yang tersingkap menjadi lebih rentan terhadap berbagai kondisi lingkungan, termasuk pancaran sinar UV.
Di samping radiasi matahari, aktivitas menata serta menyisir rambut ke sisi yang sama secara terus-menerus memicu gesekan serta tarikan pada helai rambut. Apabila tekanan tersebut terjadi secara berlebihan dan berkelanjutan, folikel rambut berisiko mengalami kerusakan yang berujung pada kondisi traction alopecia atau kerontokan akibat tarikan.

