Sosok Eva Olid kini menjadi pusat perhatian penggemar sepak bola wanita. Pelatih asal Spanyol ini sukses membawa Manchester United Women mencatatkan tren positif dengan rekor tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhir di berbagai kompetisi.
Selain keahliannya dalam meracik strategi, Eva Olid juga dikenal karena penampilannya yang elegan dan karismatik saat mendampingi tim di pinggir lapangan. Perempuan bernama lengkap Eva Olid Nicolás ini resmi menjabat sebagai pelatih kepala Manchester United Women sejak Agustus 2026.
Profil dan Latar Belakang Eva Olid
Berdasarkan informasi dari laman resmi Manchester United, Eva Olid lahir di Sabadell, Catalonia, Spanyol, pada 28 Agustus 1985. Ketertarikannya pada dunia sepak bola sudah muncul sejak usia dini. Ia mulai bermain sepak bola pada usia 7 tahun, sempat bergabung dengan tim putra, sebelum akhirnya masuk ke tim perempuan saat menginjak usia 10 tahun.
Pengalaman masa kecil tersebut menjadi fondasi awal perjalanan panjangnya di dunia sepak bola, baik sebagai pemain maupun pelatih profesional hingga saat ini.
Pendidikan dan Karier Kepelatihan
Di balik karier profesionalnya, Eva memiliki latar belakang pendidikan di bidang olahraga dan pengajaran. Saat muda, ia sempat mempertimbangkan karier sebagai guru karena menyadari tingginya biaya untuk terus bermain sepak bola. Eva menempuh pendidikan untuk menjadi guru Pendidikan Jasmani serta bahasa Inggris.
Latar belakang pendidikan ini memberikan bekal berharga baginya sebagai pelatih. Menurut Eva, perannya tidak hanya menuntut pemahaman taktik, tetapi juga kemampuan untuk berkomunikasi, membimbing, dan mengembangkan potensi para pemain.
Eva memulai karier kepelatihannya pada usia 26 tahun di Spanyol. Ia pernah menangani klub Sant Quirze dan membawanya mencapai posisi terbaik dalam sejarah klub tersebut. Selain itu, ia memiliki pengalaman melatih tim akademi putra di Sant Cugat FC dan kembali menangani klub sepak bola wanita di kota kelahirannya, Sabadell.
Pada Juli 2021, Eva bergabung dengan Heart of Midlothian Women (Hearts) di Skotlandia. Selama hampir lima tahun, ia berhasil mengubah Hearts menjadi kekuatan besar di kompetisi sepak bola wanita Skotlandia. Puncak prestasinya terjadi pada musim 2025-2026, ketika ia membawa Hearts meraih gelar juara Scottish Women’s Premier League untuk pertama kalinya dalam sejarah klub tersebut.







