Kisah Alisa Manyonok, Mantan Atlet Voli Berjuluk Barbie
Nama Alisa Manyonok sempat menjadi pusat perhatian publik karena parasnya yang dinilai menyerupai boneka Barbie saat aktif sebagai pevoli. Perempuan asal Rusia ini tidak hanya berkiprah di bidang olahraga, tetapi juga sukses meniti jalan di dunia modeling serta ajang kecantikan internasional.
Perjalanan Alisa Manyonok sebagai Atlet Voli
Seperti dilansir women.okezone.com, Alisa Manyonok lahir di Vladivostok, Rusia, pada 5 April 1995 dan mulai menggeluti bola voli sejak berumur enam tahun. Selain voli, ia juga aktif menekuni olahraga renang ketika usianya menginjak sekitar 11 tahun. Latar belakang keluarganya turut mendukung kecintaannya pada olahraga, di mana sang ibu merupakan mantan pebasket dan ayahnya memiliki latar belakang sebagai perenang.
Alisa sempat memperkuat klub Promorochka dan bermain sebagai atlet voli profesional di Rusia. Potret dirinya saat bertanding di lapangan voli sempat beredar luas di media sosial hingga menyita perhatian masyarakat luas. Berkat rambut pirang serta paras yang dinilai mirip boneka Barbie, ia mendapat julukan Volleyball Barbie, yang membuat namanya kian melambung melampaui dunia olahraga.
Baca Artikel Lainnya
Transisi Menuju Dunia Modeling dan Kontes Kecantikan
Di samping kegiatannya di dunia olahraga, Alisa mulai merambah dunia peragaan busana dan kontes kecantikan. Gelar Miss Primorye pada tahun 2013 menjadi salah satu pencapaian awal dalam perjalanan karier modelingnya.
Sejak saat itu, ia semakin sering berpartisipasi dalam berbagai ajang kecantikan tingkat nasional maupun internasional. Pada tahun 2016, Alisa tampil mewakili Rusia di ajang Miss International yang diselenggarakan di Jepang dan sukses menembus jajaran 15 besar.
Pada tahun yang sama, ia berhasil keluar sebagai runner-up pertama dalam ajang Supermodel International di Bangkok, Thailand, serta membawa pulang gelar Miss Photogenic. Selain itu, Alisa juga dianugerahi gelar Top Model Russia pada 2016, yang menandai peralihan fokus kariernya dari dunia olahraga yang mengandalkan fisik dan kedisiplinan menuju industri fesyen dan hiburan.


