Panduan Liburan ke Seoul, Destinasi Populer di Asia

Kepopuleran budaya populer Korea Selatan atau Hallyu yang mencakup produk perawatan kulit, musik, hingga serial televisi, membuat kota Seoul kini menjadi salah satu tujuan wisata utama di Asia. Mengutip laporan The Independent Travel, sebanyak lebih dari 11,56 juta wisatawan tiba di Bandara Internasional Incheon dalam delapan bulan pertama tahun 2026, yang mencerminkan peningkatan sebesar 21 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.

Ragam Kegiatan Wisata Budaya dan Alam di Seoul

Di balik deretan gedung pencakar langit sebagai pusat teknologi dunia, Seoul dikelilingi oleh lanskap pegunungan. Gunung Bukhansan menjadi puncak tertinggi yang populer untuk aktivitas jalur pendakian, sedangkan Gunung Namsan yang terletak di pusat kota dapat diakses dengan berjalan kaki atau menggunakan kereta gantung. Dari puncak Namsan, pengunjung dapat menaiki Menara YTN Seoul untuk menikmati pemandangan panorama kota yang terbelah oleh Sungai Han.

Arsitektur tradisional berupa rumah hanok juga menjadi daya tarik utama yang terpusat di kawasan Jongno. Di kawasan Bukchon Culture Village, terdapat hampir 900 rumah berbahan kayu dan batu yang masih difungsikan sebagai hunian warga, dengan pengawasan kepolisian setempat untuk menjaga ketenangan lingkungan. Sementara itu, untuk melihat replika hunian dari era Dinasti Joseon lengkap dengan perabot asli dan tata letak Konfusianisme, wisatawan dapat mengunjungi Namsangol Hanok Village.

Wisata sejarah berlanjut ke Istana Gyeongbokgung yang didirikan pada tahun 1395. Di lokasi ini, pengunjung dapat menyaksikan upacara pergantian penjaga istana yang relatif sepi pada sesi pukul 14.00, serta berfoto di depan paviliun perjamuan dan Danau Hyangwonji. Untuk melihat koleksi artefak bersejarah, Museum Nasional Korea menyimpan sekitar 310.000 karya seni dan 60 pusaka nasional, termasuk patung Buddha perunggu serta peta cetak blok kayu Deajojido buatan tahun 1861 yang berukuran tinggi 6,7 meter dan lebar 3,8 meter.

Pengalaman kebugaran khas lokal juga dapat dinikmati di rumah mandi umum tradisional (jjimjilbang), salah satunya Spa Lei di kawasan Gangnam yang beroperasi 24 jam khusus untuk wanita. Tempat ini menyediakan layanan eksfoliasi kulit tradisional (seshin).

Eksplorasi Lingkungan Populer dan Pusat Kuliner

Setiap lingkungan di Seoul menawarkan karakter unik untuk dijelajahi dengan berjalan kaki. Kawasan Jongno-3 dipenuhi oleh toko kerajinan dan pemukiman hanok, serta Jalan Kuliner Pojangmacha yang menyajikan hidangan seperti pajeon (bakwan daun bawang), cumi panggang, dan gukbap (sup nasi). Kawasan Euljiro juga menjadi tempat berkumpul populer pada malam hari dengan keberadaan kedai kopi legendaris Coffee Hanyakbang yang menyimpan koleksi piringan hitam era kolonial Jepang.

Kawasan Seongsu yang dahulu merupakan area industri kini bertransformasi menjadi pusat tren gaya hidup anak muda. Area ini menghadirkan kedai kopi sekaligus galeri seperti Daelim Changgo, pertokoan kacamata Gentle Monster di gedung 14 lantai Haus Nowhere Seoul, serta gerai Olive Young N Seongsu setinggi lima lantai yang menjadi pusat perbelanjaan produk kecantikan.

Untuk ragam tempat makan, Cafe Beton di Seongsu terkenal dengan hidangan roti garam dan matcha, sedangkan Coffee and Cigarettes di lantai 17 Gedung Yuwon menyajikan pemandangan ke arah Istana Deoksugung. Mengenai hidangan tradisional, restoran Hanbang Tongdak di Hannam menyajikan ayam panggang kayu ek yang dilengkapi nasi ketan herba dan telah beroperasi selama hampir 30 tahun, sementara Gogi Kkun Kim Chunbae menjadi destinasi populer untuk sajian Korean BBQ.

Kehidupan malam Seoul juga ditunjang oleh bar koktail seperti Alice di Cheongdam yang mengusung konsep cerita klasik, serta Cobbler dan Bar Cham di kawasan Jongno yang bertempat di dalam bangunan hanok yang telah direnovasi.

Informasi Akomodasi dan Penerbangan

Bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman menginap di rumah tradisional, penginapan hanok modern seperti Stay Sunshine yang dikelola oleh Butler Lee di kawasan Jongno ditawarkan mulai dari 375 poundsterling per malam. Selain itu, pilihan hotel modern seperti Mondrian Seoul Itaewon menyediakan tarif mulai dari 200 poundsterling per malam untuk tipe Signature King Room termasuk fasilitas sarapan.

Penyedia tur InsideAsia menawarkan paket perjalanan “Korean Wave” selama 12 malam mulai dari 3.005 poundsterling yang mencakup seluruh fasilitas akomodasi, transportasi, dan pemandu pribadi di Seoul. Untuk akses transportasi udara, maskapai Virgin Atlantic melayani penerbangan langsung harian dari London Heathrow menuju Bandara Internasional Incheon dengan waktu tempuh sekitar 15 jam dan tarif kelas ekonomi mulai dari 889 poundsterling.