Menikmati Senja dan Suasana Tenang di Puncak Pangradinan
Pangradinan menjadi salah satu tempat terindah untuk menikmati pemandangan saat hari hampir selesai dan menjauh sejenak dari kebisingan kota. Perjalanan menuju lokasi ini menawarkan keindahan alam berupa hamparan sawah hijau yang memanjakan mata di sepanjang jalur.
Perjalanan Menuju Puncak
Perjalanan dimulai dengan tiba di pos pendaftaran atau basecamp setelah menempuh waktu sekitar 15 menit dari kawasan Cicalengka. Biaya registrasi atau simaksi dipatok sebesar Rp10.000 per orang untuk memulai pendakian.
Kondisi cuaca yang sangat terik membuat waktu trekking yang biasanya hanya memakan waktu 30 menit harus dilalui dalam 60 menit. Meskipun demikian, semangat pendakian tetap terjaga di tengah teriknya matahari siang itu.
Sepanjang jalur pendakian, para pendaki disuguhi suasana menyenangkan dengan gelak tawa serta sapaan hangat dari pendaki lain yang berpapasan saat turun. Setibanya di puncak, perjalanan langsung diarahkan menuju sebuah warung untuk melepas penat bersama para penjaga yang sudah akrab.
Baca Artikel Lainnya
Ketenangan dan Pesona Senja di Ketinggian
Salah seorang penjaga warung bernama Mang Tatang menyambut para pengunjung dengan senyuman ramah di tengah udara puncak. Sambil menikmati semangkuk cuanki dan minuman dingin, sebuah pesan bermakna disampaikan oleh Mang Tatang kepada para pengunjung.
Suasana perlahan berubah ketika terik matahari mulai surut menjelang sore hari. Semburat cahaya jingga muncul di ujung langit dan memantul di atas hamparan savana bukit yang sangat luas.
Duduk di bawah pohon sambil menikmati pemandangan alam dari ketinggian memberikan ketenangan tersendiri menjelang malam. Hembusan angin sore menyapu sisa peluh, sementara suara bising kendaraan berganti dengan desiran angin dan rerumputan.
Momen matahari tenggelam di balik garis horizon meninggalkan gradasi warna ungu di langit, menutup hari dengan ketenangan yang berkesan di Puncak Pangradinan.


