Menelusuri Jalur Bekas Tambang Sabak di Snowdonia Wales
Jalur pendakian Llwybr Llechi Eryri atau Snowdonia Slate Trail menawarkan perjalanan melintasi sejarah industri Wales sekaligus lanskap pegunungan dan sungai di Taman Nasional Snowdonia, Inggris Raya. Rute melingkar sepanjang 83 mil atau sekitar 133 kilometer ini membentang dari Bangor hingga Bethesda, menghubungkan deretan bekas tambang batu sabak dengan pemandangan alam Britania Raya.
Menelusuri Jejak Kejayaan Industri Batu Sabak
Perjalanan menyusuri sebagian jalur ini dapat dimulai dari Llanberis menuju Betws-y-Coed melalui beberapa titik singgah seperti Beddgelert dan Llan Ffestiniog. Di dekat desa Y Fron, pendaki disuguhkan pemandangan kawah dalam berisi air berwarna gelap yang dikelilingi pagar batu sabak bertutup lumut. Seperti dilaporkan The Guardian, rute ini membawa pengunjung menjelajahi bekas Kompleks Tambang Dorothea yang menyimpan sisa-sisa jaringan rel kereta, rumah pekerja, terowongan, serta menara batu besar yang menyerupai candi suku Maya.
Kualitas batu sabak di wilayah ini telah dikenal sejak masa Raja Edward I, yang menggunakannya sebagai atap kastil-kastil di Wales. Produksi skala industri dimulai pada dekade 1820-an dan mencapai puncaknya pada 1870-an. Pada masa kejayaannya, kawasan tersebut dilengkapi jaringan kereta api ke Caernarfon serta mesin penyedot air Cornish yang sanggup menyedot hingga 10 galon air per detik dari kedalaman 500 kaki.
Lembah Bersejarah dan Keindahan Alam Wales
Dari kompleks tambang, rute ini berbelok ke arah timur melintasi pegunungan Wales hingga tampak puncak Yr Wyddfa (Snowdon), lalu menuju selatan mengikuti jalur Welsh Highland Railway hingga ke Beddgelert. Desa ini menjadi basis populer bagi para pendaki karena dilengkapi fasilitas pub, kafe, restoran, dan toko perlengkapan luar ruang.
Baca Artikel Lainnya
- Perburuan Bulu Babi Ungu di Pesisir Sonoma California ›
- Panduan Liburan ke Seoul, Destinasi Populer di Asia ›
- Pesona Savannah: Kota Paling Ramah Pejalan Kaki di AS ›
- Rekomendasi Wisata Kereta dari Roma ke Kota Lain di Italia ›
- Panduan Lengkap Perencanaan Liburan ke Aulani Resort & Spa Hawaii ›
- HKTB Luncurkan "Hong Kong Good Take" untuk Wisata Film ›
Jalur berlanjut menyusuri Sungai Glaslyn dan bersimpangan dengan rute pendakian Cambrian Way di dekat puncak Cnicht yang berbentuk runcing. Pendakian dilanjutkan menuju bekas Tambang Cwmorthin, lokasi yang pada akhir abad ke-19 dijuluki warga lokal sebagai tempat pembantaian akibat tingginya angka kecelakaan kerja yang fatal. Di lokasi ini, dibutuhkan sekitar 10 ton batu mentah untuk menghasilkan satu ton batu sabak bernilai jual. Setelah melewati lembah yang sepi, jalur menurun ke Blaenau Ffestiniog dan berlanjut ke Llan Ffestiniog, tempat penginapan Y Pengwern yang dikelola komunitas setempat berada.
Ngarai Magis dan Warisan Sejarah Kuno
Di luar Llan Ffestiniog, pendaki menyusuri Ngarai Sungai Cynfal yang dipenuhi vegetasi lumut dan pohon ek kuno. Salah satu pilar batu di tengah sungai konon pernah menjadi mimbar bagi seorang penyihir bernama Huw Llwyd, sebagaimana dicatat oleh naturalis abad ke-18, Thomas Pennant. Di dataran tinggi yang berangin, tampak sisa-sisa pondok pekerja tambang yang ditinggalkan saat gelombang migrasi buruh batu sabak ke Amerika Serikat akibat sengketa upah dan aksi mogok kerja pada awal abad ke-20.
Perjalanan diteruskan ke bekas Tambang Rhiwbach yang terisolasi, tempat para penambang dahulu tinggal di barak khusus. Di sepanjang lembah Cwm Penmachno, terlihat burung alap-alap kawah (peregrine falcon) yang bersarang di dekat air terjun. Di Gereja St Tudclud, terdapat koleksi batu berukir bersejarah termasuk Batu Carausius, yang diyakini sebagai batu nisan komandan Kekaisaran Romawi yang merebut kekuasaan pada tahun 286 Masehi sebelum dibunuh.
Jalur tersebut berlanjut menyusuri Sungai Conwy hingga berakhir di Betws-y-Coed. Bagi wisatawan yang ingin mencoba rute ini, operator tur Walkers’ Britain & Europe menawarkan paket pendakian mandiri Snowdonia Slate Trail selama tujuh hari sepanjang 83 mil dengan biaya mulai dari £890 per orang, yang mencakup akomodasi, sarapan, layanan pengangkutan bagasi, aplikasi navigasi digital, serta layanan darurat dari bulan April hingga Oktober.


