Masa Depan Ski dan Tantangan Biaya Resor Besar

Masa depan olahraga ski dan seluncur salju bergantung pada keterjangkauan bagi generasi muda, di tengah kenaikan harga tiket resor besar yang kian membebani keluarga. Sejumlah resor kecil menunjukkan bahwa pendekatan ramah keluarga dan biaya yang bersahabat adalah kunci untuk menarik pemula agar tetap aktif di gunung.

Biaya Resor Besar yang Membebani Keluarga

Berdasarkan survei keluarga yang dirilis Bloomberg pada tahun 2025, sebanyak 94 persen responden menyatakan akan mengajak anak-anak mereka lebih sering bermain ski jika tarif pelajaran lebih terjangkau. Sementara itu, 87 persen responden lainnya menginginkan fasilitas penitipan anak di lokasi dengan harga yang masuk akal. Di sisi lain, harga tiket harian dewasa pada musim 2026-2027 diperkirakan mencapai 392 dolar Amerika Serikat di Beaver Creek, 374 dolar di Vail, 369 dolar di Park City, dan 344 dolar di Steamboat, mengacu pada data harga yang dikompilasi oleh Unofficial Networks.

Christian Knapp, wakil presiden sekaligus chief marketing officer Pacific Group Resorts, menyatakan kepada Matador Network bahwa tren destinasi super mewah dengan harga tiket mencapai 350 dolar atau lebih tidak memberikan citra yang baik bagi industri. Perusahaan tersebut menaungi resor ramah keluarga seperti Powderhorn, Wisp, Wintergreen, Jay Peak, SilverStar, dan Mount Washington. Menurut Knapp, gabungan harga tinggi dan tekanan ekonomi akibat inflasi dapat menakuti calon pengunjung baru bahkan sebelum mereka mempertimbangkan hal lain.

Sebagai perbandingan, program Mission Affordable milik Powderhorn menawarkan empat tiket harian senilai 279 dolar tanpa tanggal pembatasan, serta tiket musim anak usia lima tahun ke bawah atau lansia di atas 75 tahun seharga 29 dolar. Sebaliknya, tiket musiman Epic Pass dari Vail dan Ikon Pass dari Alterra Mountain Co mengalami kenaikan harga pada minggu kedua bulan Oktober. Untuk dua orang dewasa dan dua anak di bawah usia 13 tahun, total biaya Epic Pass mencapai 3.536 dolar, sementara Ikon Pass sebesar 3.856 dolar. Di area ski nirlaba Skeetawk di Alaska, keluarga dengan empat orang anggota merogoh kocek sekitar 1.948 dolar untuk tiket musiman.

Program Ramah Anak dan Krisis Partisipasi

Musim lalu, penulis mendaftarkan anaknya, Olivia, ke program Powder Sprouts di Powderhorn dengan biaya kurang dari 600 dolar untuk empat sesi pelajaran individu. Penginapan di desa rumah kecil di dasar resor juga ditawarkan mulai dari 129 dolar per malam bagi keluarga yang ingin menginap dalam jarak berjalan kaki dari lift. Perlengkapan ski pun diperoleh seharga sekitar 100 dolar dari acara tukar ski tahunan patroli ski resor tersebut.

Saat berbicara dalam sebuah konferensi industri, Christian Knapp mengungkapkan bahwa kurang dari tiga persen populasi di Amerika Serikat yang bermain ski pada tahun sebelumnya. Ia menilai angka tersebut merupakan sebuah peluang besar sekaligus kenyataan yang memprihatinkan. Meskipun operator besar mulai mengenalkan tiket harian di kisaran 100 dolar jika dibeli lebih awal, masalah akomodasi dan biaya makan di resor besar masih belum terselesaikan.

Anak-anak yang belajar ski melalui program terjangkau di resor kecil diharapkan dapat terus menikmati olahraga tersebut selama puluhan tahun ke depan, yang pada akhirnya turut menguntungkan seluruh industri pariwisata musim dingin. Knapp berharap lebih banyak resor besar mau mengadakan program belajar ski dan seluncur gratis guna mengatasi krisis partisipasi ini.