Eco Expo Asia 2026 Dibuka di Hong Kong, Soroti Inovasi Hijau

Pameran internasional Eco Expo Asia 2026 resmi dibuka dalam acara empat hari yang berlangsung dari tanggal 26 Oktober hingga 29 Oktober di AsiaWorld-Expo, Hong Kong. Diselenggarakan bersama oleh Hong Kong Trade Development Council, Messe Frankfurt (HK) Ltd, serta Environment and Ecology Bureau Pemerintah Daerah Administratif Khusus Hong Kong, pameran ini mengangkat tema Connecting the World for a Sustainable Future.

Lebih dari 340 peserta pameran dari 15 negara dan wilayah berkumpul untuk menghadirkan solusi hijau terkini. Pertemuan ini juga menarik sekitar 200 pejabat senior serta perwakilan dari entitas semi-resmi Tiongkok Daratan, Hong Kong, kawasan mitra Sabuk dan Jalan, serta negara-negara ASEAN untuk memperkuat kerja sama lintas batas.

Paviliun Internasional dan Partisipasi Pemerintah

Partisipasi internasional mengalami pertumbuhan signifikan dengan total 18 paviliun khusus. Paviliun ASEAN yang baru diperkenalkan menampilkan 12 usaha teknologi hijau dari tujuh negara anggota, yakni Indonesia, Laos, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam, yang menyoroti solusi pengolahan air, layanan ESG, model ekonomi sirkular, bangunan hijau, dan produk rendah karbon.

Paviliun internasional yang kembali hadir meliputi Kanada, Italia, Korea, dan Belanda. Sementara itu, delegasi regional dari Tiongkok Daratan mencakup Provinsi Qinghai yang baru pertama kali berpartisipasi, sembilan kota di Greater Bay Area, Makau, Guangxi, Hunan, Shanghai, dan Nanjing dari Provinsi Jiangsu.

Zona Tematik dan Teknologi Perbatasan

Tata letak pameran dibagi menjadi empat zona khusus yang selaras dengan kebijakan modern, yaitu Green Energy in Motion, Frontier Green Tech, Building for a Greener City, dan From Waste to Worth. Zona Green Energy in Motion menampilkan solusi energi bersih transportasi darat, maritim, dan penerbangan, seperti bahan bakar penerbangan berkelanjutan dari EcoCeres Limited serta pengisi daya cepat EV dari TriTerra Technology Limited.

Zona Frontier Green Tech menghadirkan sekitar 30 perusahaan rintisan dan spin-off akademis, termasuk film selulosa bakteri berkekuatan tinggi dari The Chinese University of Hong Kong serta sistem manajemen armada AIoT dari Lingnan University. Zona Building for a Greener City menampilkan infrastruktur perkotaan cerdas seperti sistem pemantauan lingkungan IoT oleh Hyper-Tech Environmental Limited dan jendela kedap suara dari Umwelt Consulting Limited.

Zona From Waste to Worth berfokus pada konversi sumber daya lanjutan, menampilkan teknologi limbah-ke-energi dari Chongqing Sanfeng Environment Group Corp., Ltd. serta solusi pengelolaan limbah pintar dari Baguio Green Technology Limited.

Wawasan Industri dan Hari Kunjungan Publik

Wawasan kepemimpinan pemikiran disampaikan melalui lebih dari 30 sesi dengan lebih dari 80 pembicara ahli dari berbagai negara dalam konferensi utama Eco Asia Conference. Pengunjung umum dan wisatawan dapat menikmati pameran ini pada tanggal 29 Oktober dalam acara Public Day yang menawarkan tiket masuk gratis.

Berbagai atraksi yang disajikan untuk pengunjung meliputi workshop lingkungan interaktif, bimbingan karier hijau melalui Career Forum, pameran upcycling kerajinan tangan dari limbah makanan oleh Ways Out Hong Kong, serta kemudahan akses bus antar-jemput gratis antar-pameran.