IHCL dan Adani Airports Teken Kerja Sama 8 Hotel Baru
Indian Hotels Company (IHCL) dan Adani Airport Holdings Limited (AAHL) resmi mengumumkan perjanjian pengoperasian delapan hotel baru yang mencakup lebih dari 2.000 kamar. Kerja sama strategis ini akan menghadirkan berbagai jenama akomodasi di kota Mumbai, Ahmedabad, Lucknow, dan Guwahati.
Portofolio Multi-Jenama untuk Berbagai Segmen
Fasilitas akomodasi tersebut nantinya akan beroperasi di bawah jenama Taj, Vivanta, Gateway, dan Ginger. Kolaborasi ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman keramahtamahan yang beragam bagi para pelancong bisnis, liburan, maupun transit di berbagai gerbang penerbangan utama India.
Menurut Direktur Utama sekaligus Chief Executive Officer IHCL, Puneet Chhatwal, perkembangan kawasan bandara kini bertransformasi menjadi pusat komersial dan keramahtamahan yang sangat penting seiring pertumbuhan pasar penerbangan di India. Ia menyebutkan bahwa kemitraan dengan Adani Airport Holdings Limited menyatukan dua perusahaan terkemuka di India dengan visi bersama untuk memajukan sektor perjalanan dan pariwisata nasional, seperti dilansir oleh Today’s Traveller – Travel & Tourism News, Hotel & Holidays.
Puneet menambahkan bahwa penambahan delapan properti ini akan memperkuat kehadiran portofolio multi-jenama IHCL di bandara-bandara utama India. Rincian proyek tersebut mencakup tiga hotel Taj, dua hotel Vivanta, satu hotel Gateway, serta dua hotel Ginger yang siap melayani berbagai kebutuhan pengunjung lintas segmen.
Baca Artikel Lainnya
- Panduan Lengkap Marriott Bonvoy Nightly Upgrade Awards ›
- Mengenal Status Hilton Diamond dari Kartu Kredit Aspire ›
- Posadas Hadirkan Perayaan Liburan Meriah di Meksiko ›
- Vrbo Luncurkan Fitur Pesan Sekarang Bayar Nanti ›
- MGM Resorts Hentikan Pembicaraan Merger dengan Barry Diller ›
- Strategi Outrigger Fokuskan Resor di Asia Pasifik ›
Pengembangan Kawasan Kota Bandara
Sebagai bagian dari ekspansi ini, AAHL telah mendirikan Adani Airport City Limited untuk mengelola cadangan lahan seluas lebih dari 655 hektare di enam bandara yang tersebar di lima negara bagian, termasuk hampir 440 hektare di Mumbai dan Navi Mumbai. Pada tahap awal, proyek pembangunan ini akan menggelontorkan dana investasi sebesar lebih dari Rp3,7 triliun atau setara dengan lebih dari 20.000 crore rupee untuk mengembangkan area seluas sekitar 22 juta kaki persegi.
Direktur Adani Airport Holdings Limited, Jeet Adani, menyatakan bahwa bandara-bandara terkemuka dunia saat ini berkembang menjadi destinasi terpadu yang mendorong perdagangan, pariwisata, dan pertumbuhan perkotaan. Pihaknya berambisi membangun kawasan kota bandara yang memadukan sektor keramahtamahan, bisnis, ritel, dan rekreasi guna meningkatkan pengalaman keseluruhan bagi para penumpang maupun pengunjung.
Perjanjian tersebut merinci pembangunan properti di sejumlah lokasi strategis. Di Mumbai, portofolio ini mencakup satu hotel Taj yang sedang dalam tahap pembangunan di Terminal 2 Bandara Mumbai. Kota Lucknow akan memiliki satu hotel Vivanta dan satu hotel Ginger, sementara Ahmedabad menghadirkan satu hotel Taj dan satu hotel Vivanta yang pengerjaannya sudah tahap lanjut. Adapun Guwahati akan dilengkapi dengan satu hotel Taj, satu hotel Gateway, dan satu hotel Ginger.
Kedelapan hotel dengan kapasitas total melampaui 2.000 kamar ini akan menyediakan kombinasi fasilitas akomodasi, bersantap, ruang pertemuan, acara, kebugaran, serta rekreasi. Inisiatif ini sekaligus mendukung strategi AAHL dalam menghadirkan kawasan serbaguna terpadu berbasis keramahtamahan yang terhubung secara mulus dengan wilayah perkotaan di sekitarnya.


