Pemulihan sektor pariwisata Qatar saat ini ditopang oleh peningkatan arus wisatawan melalui jalur darat di perbatasan Arab Saudi. Berdasarkan analisis data Qatar Tourism yang dilaporkan Skift, pergerakan ini terjadi di tengah penurunan berkelanjutan pada angka kedatangan pengunjung via jalur udara.
Pertumbuhan Jalur Darat dan Statistik Kedatangan
Data kedatangan bulanan dari Qatar Tourism menunjukkan total kunjungan wisatawan internasional pada Oktober mencatatkan angka 336.000 orang, atau turun 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut melanjutkan tren pemulihan dari Maret, ketika kedatangan sempat anjlok 82 persen secara tahunan menjadi 63.000 pengunjung, sebelum sempat naik 1 persen pada September.
Secara keseluruhan, Qatar menerima 2,95 juta pengunjung sepanjang 10 bulan pertama tahun 2026. Jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 24 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai 3,9 juta wisatawan.
Dampak terhadap Pendapatan dan Perhotelan
Pintu masuk darat menjadi satu-satunya sektor kedatangan yang mencatatkan pertumbuhan. Kunjungan yang melewati satu-satunya perbatasan darat Qatar dengan Arab Saudi meningkat 18 persen secara tahunan pada Oktober. Di sisi lain, kedatangan melalui jalur udara merosot 19 persen pada bulan yang sama, mencatatkan penurunan selama delapan bulan berturut-turut.
Pergeseran moda transportasi ini memengaruhi pendapatan industri pariwisata dan okupansi perhotelan. Wisatawan yang berkunjung menggunakan jalur darat cenderung melakukan perjalanan berdurasi lebih singkat, seperti liburan akhir pekan. Kontribusi mereka dinilai berbeda dengan wisatawan penerbangan jarak jauh yang umumnya tinggal lebih lama dan menghabiskan lebih banyak biaya.







