Diusir dari Kelab Malam di Bali, 2 WN Arab Saudi Tusuk Ojol
Dua warga negara (WN) asal Arab Saudi berinisial AMA (29) dan FMA (35) harus berurusan dengan pihak kepolisian usai melakukan aksi penusukan di depan sebuah kelab malam di kawasan Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Aksi penganiayaan tersebut mengakibatkan tiga orang warga negara Indonesia (WNI), yang terdiri dari dua pengemudi ojek online (ojol) dan seorang petugas keamanan hotel, mengalami luka-luka.
Kronologi Keributan di Kelab Malam
Peristiwa penganiayaan tersebut berlangsung pada Selasa (27/10) sekitar pukul 02.25 WITA. Kejadian berawal saat tiga WNA, termasuk kedua pelaku, dipaksa keluar dari area kelab malam karena dinilai mengganggu pengunjung lain.
Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Ariasandy menjelaskan bahwa percekcokan mulai timbul ketika para pelaku sudah berada di area luar tempat hiburan malam. “Setelah berada di luar, terjadi perselisihan dengan sejumlah pengemudi ojek online yang sedang menunggu pesanan,” ungkap Ariasandy seperti dilaporkan detikBali.
Baca Artikel Lainnya
- TN Gunung Rinjani Sumbang Rp96,9 Miliar PNBP ke Negara ›
- Power Bank Overheat di Pesawat HK Express, Penumpang Terluka ›
- Ulasan Penerbangan United Airlines Newark ke Nuuk ›
- Ryanair Ubah Aturan Bagasi, Penyerahan Tutup Lebih Awal ›
- Masa Depan Pariwisata Tetap tentang Sentuhan Manusia ›
- Mogok Kerja di Italia dan Spanyol Ganggu Jadwal Wisatawan ›
Perselisihan tersebut berkembang menjadi keributan fisik yang melibatkan kedua pelaku. Dua pengemudi ojol dan seorang petugas satpam hotel yang berada di sekitar lokasi kejadian menjadi korban penikaman. Hingga kini, pihak kepolisian belum mengumumkan barang bukti senjata yang digunakan pelaku saat beraksi.
Kondisi Korban dan Penanganan Polisi
“Keributan tersebut kemudian diduga berujung pada aksi penusukan yang menyebabkan tiga orang warga negara Indonesia (WNI) mengalami luka,” kata Ariasandy.
Ketiga korban penikaman tersebut diketahui berinisial JKN (JBG), EBG, dan KD. Korban JBG menderita luka tusuk di bagian perut sebelah kanan, sedangkan EBG mengalami luka di punggung sebelah kiri. Adapun korban KD, yang merupakan petugas keamanan hotel di sekitar lokasi, turut menderita luka tusuk pada punggung sebelah kiri.
Kedua pelaku telah ditangkap dan kini berada di Mapolsek Kuta Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, ketiga korban masih menjalani perawatan medis akibat luka tusuk yang diderita.


