Destinasi Wisata

Menjelajahi Bar Karaoke di 5 Wilayah New York City

Menjelajahi Bar Karaoke di 5 Wilayah New York City
Daftar Isi
  1. Sejarah Singkat Perangkat Karaoke
  2. Senin: Menyusuri Kawasan Koreatown
  3. Selasa: Suasana Piano di Sid Gold’s Request Room
  4. Rabu: Komunitas Filipina di Barkada Social Club
  5. Kamis: Nuansa Bar Lokal di Steiny’s Pub
  6. Jumat: Kemeriahan di Bronx Beer Hall
  7. Sabtu: Tradisi Pub Irlandia di Iggy’s
  8. Minggu: Dua Suasana Berbeda di Brooklyn

New York City menyajikan keberagaman hiburan malam melalui tradisi karaoke yang tersebar di lima wilayah kotanya. Dua jurnalis Condé Nast Traveler, Skyli Alvarez dan Kat Chen, melakukan perjalanan selama satu minggu penuh dengan mengunjungi satu tempat karaoke setiap harinya di Manhattan, Queens, Staten Island, Bronx, hingga Brooklyn.

Sejarah Singkat Perangkat Karaoke

Sejarah perangkat karaoke berakar dari tahun 1968 saat seorang musisi asal Kobe, Jepang, bernama Daisuke Inoue, menciptakan alat bernama Juke 8. Inoue yang berprofesi sebagai pemain drum menggabungkan pemutar kaset delapan trek, mikrofon, penguat suara, dan slot koin 100 yen agar dapat menggantikan kehadirannya pada sebuah pameran perusahaan asuransi. Walaupun beberapa catatan sejarah mencatat Shigeichi Negishi telah merancang Sparko Box satu dekade sebelumnya, kreasi Inoue tetap dikenal luas sebagai cikal bakal mesin karaoke modern. Kata karaoke sendiri merupakan gabungan dari bahasa Jepang kara yang berarti kosong dan oke yang berarti orkestra.

Saat ini, New York City memiliki lebih dari 30 bar khusus karaoke dan ratusan acara bernyanyi bersama yang terdaftar di situs pelacak seperti Karaoke Crowd. Pilihan tempatnya bervariasi, mulai dari ruang privat modern berkaca besar dengan sistem vokal otomatis hingga bar lokal legendaris yang sederhana.

Senin: Menyusuri Kawasan Koreatown

Perjalanan hari pertama dimulai di West 32nd Street, Manhattan, sebuah koridor padat di Koreatown tempat berdirinya bar karaoke, klinik, hingga ruang kerja bersama. Lokasi pertama yang didatangi adalah Gagopa, bar berkonsep membawa minuman sendiri atau bring your own beverage (BYOB) yang berlokasi di lantai empat sebuah gedung. Di tempat saudaranya, 32 Karaoke, dinding ruangan dihiasi deretan foto Polaroid para pengunjung.

Di seberang jalan terdapat Space Karaoke Bar and Lounge, yang berada di gedung yang sama dengan Space Ping Pong, bar olahraga, serta simulator golf. Sementara itu, Chorus Karaoke Lounge menghadirkan nuansa klub dengan pencahayaan warna ungu dan biru. Lorong menuju kamar privatnya dihiasi potret seniman legendaris seperti Madonna, Morrissey, dan Elvis Presley. Di dekat pintu keluar tempat tersebut terpasang papan bertuliskan “I sing, therefore I am”. Lagu terbaik untuk dinyanyikan di kawasan ini adalah “Poker Face” dari Lady Gaga.

Selasa: Suasana Piano di Sid Gold’s Request Room

Berlokasi di antara kawasan Chelsea dan Flatiron, Sid Gold’s Request Room berdiri di 165 West 26th Street, Manhattan. Di balik tirai beludru pada bagian belakang bar koktail ini, terdapat area khusus bernyanyi yang dilengkapi panggung kecil dan piano baby grand merek Baldwin.

Pianis Mark Benjamin mengiringi penampilan para pengunjung secara langsung, mulai dari lagu “Wicked Game” milik Chris Isaak hingga lagu “Back to Black”. Seorang pengunjung bernama Eric bahkan melepas sandal jepitnya saat membawakan lagu “Part of Your World”. Benjamin mendampingi setiap penampil dengan harmonisasi dan improvisasi musik. Lagu terbaik di tempat ini adalah “Someone Like You” karya Adele.

Rabu: Komunitas Filipina di Barkada Social Club

Di kawasan Astoria, Queens, restoran dan bar Filipina bernama Barkada Social Club di 33-05 Broadway menjadi tuan rumah acara bulanan Kikay Konek yang dikelola oleh Barkada NYC, sebuah kelompok komunitas LGBTQ+ Filipina. Acara ini dipandu oleh Joey, seorang terapis fisik yang juga bertindak sebagai koordinator acara.

Para pengunjung menikmati santapan khas Filipina seperti lumpia dan kwek kwek sambil bergantian menyumbangkan suara. Suasana menjadi sangat meriah saat lagu balada Tagalog era 1990-an karya Jesse Zaragoza yang berjudul “Bakit Pa” diputar. Joey menyampaikan kepada Condé Nast Traveler bahwa lagu tentang cinta tak berbalas tersebut sudah dianggap seperti lagu kebangsaan bagi komunitas mereka. Lagu terbaik untuk dibawakan di sini adalah “Bakit Pa” dari Jesse Zaragoza.

Kamis: Nuansa Bar Lokal di Steiny’s Pub

Bertempat di 3 Hyatt Street, Staten Island, Steiny’s Pub berdiri di lokasi bekas Mayfair Bar and Grill yang populer di kalangan komunitas kuir pada era 1950-an dan 1960-an. Tempat ini berjarak sekitar delapan menit berjalan kaki dari pelabuhan Staten Island Ferry.

Pemilik bersama John Michael melayani pengunjung di balik meja bar, sementara DJ Nazz Raidience memandu jalannya acara karaoke. DJ Nazz sering meminta penampil memutar roda hadiah yang berhadiah minuman gratis atau hukuman 10 kali push-up. Penampilan malam itu diisi oleh pengunjung bernama Dia yang membawakan lagu heavy metal dari Kittie, serta pengunjung bernama Connor yang menyanyikan lagu Eminem sambil berjoget. Para pekerja kapal feri Staten Island juga sering datang untuk bernyanyi setelah selesai bertugas sekitar pukul 02.00 dini hari. Lagu pilihan terbaik di tempat ini adalah “Mr. Brightside” milik The Killers.

Jumat: Kemeriahan di Bronx Beer Hall

Terletak di dalam pasar kuliner kawasan bersejarah Italia di Arthur Avenue nomor 2344, Bronx, Bronx Beer Hall menjadi pusat keramaian saat toko-toko lain di sekitarnya sudah tutup. Lorong menuju bar dihiasi kaus bersablon kalimat unik seperti “Call it gravy, not sauce!”.

Pengunjung bar ini terdiri dari berbagai kelompok usia. Pilihan musiknya mencakup lagu-lagu Bon Jovi, Air Supply, hingga “NUEVAYoL” dari Bad Bunny yang dibawakan oleh pengunjung bertopi New York Yankees. Setiap tiga lagu sekali, DJ memutar lagu “In Da Club” milik 50 Cent untuk merayakan ulang tahun pengunjung. Dalam kesempatan tersebut, seorang pramusaji meminta lagu “Live and Learn” dari permainan Sonic Adventure 2 kepada pengunjung yang mengenakan kostum karakter Shadow the Hedgehog. Lagu terbaik di bar ini adalah “NUEVAYoL” dari Bad Bunny.

Sabtu: Tradisi Pub Irlandia di Iggy’s

Iggy’s merupakan bar karaoke berkonsep pub Irlandia yang berlokasi di 1452 2nd Avenue, Upper East Side, Manhattan. Bangunan ini memiliki langit-langit berarsitektur Gaelic serta pajangan foto para musisi yang terdaftar dalam 27 Club.

Di lokasi ini, lagu “Lips of an Angel” dari Hinder sering dibawakan secara duet oleh dua orang pria. Pengunjung dikenakan biaya 3 dolar AS untuk menyanyikan satu lagu yang dipilih melalui buku katalog dan ditulis pada secarik kertas. Pengunjung yang datang berganti sepanjang malam, mulai dari kelompok teater muda, rekan kerja, penyanyi solo balada, hingga pengunjung larut malam. Lagu pilihan terbaik di tempat ini adalah “Lips of an Angel” karya Hinder.

Minggu: Dua Suasana Berbeda di Brooklyn

Penjelajahan hari terakhir berlangsung di dua lokasi terpisah di wilayah Brooklyn. Tempat pertama adalah Beats Karaoke Cafe di 219 Grand Street, Williamsburg, yang berjarak delapan menit berjalan kaki dari stasiun Bedford Avenue. Tempat ini memiliki bar utama di lantai dasar dan ruang-ruang privat di lantai bawah tanah. Rombongan pengunjung yang dipimpin oleh seorang koordinator produksi film bernama Natalie membawakan lagu-lagu klasik seperti “Zombie” dari The Cranberries dan “Time of My Life”. Lagu terbaik di bar ini adalah “Zombie” milik The Cranberries.

Lokasi penutup adalah Seventh Heaven yang berada di 4 Irving Avenue, Brooklyn. Bar bertema anime ini dipenuhi pengunjung muda yang menyanyikan lagu “A Cruel Angel’s Thesis” dari serial anime Neon Genesis Evangelion dalam teks romaji. Daftar minuman di bar ini menyajikan nama-nama yang merujuk pada budaya pop, seperti Apothecary’s Negroni dan Boy’s Love G&T. Suasana malam berakhir ketika para pengunjung menyanyikan lagu “Viva la Vida” milik Coldplay bersama-sama di atas panggung. Lagu pilihan terbaik di tempat ini adalah “Unravel” dari TK from Ling Tosite Sigure.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *