Pulau wisata populer di Yunani mengalami dampak terparah akibat Badai Agneta yang memicu banjir parah dan seruan kepada warga untuk tetap berada di rumah. Layanan Meteorologi Nasional Hellenic (EMY) menetapkan peringatan cuaca jingga pada Senin yang mencakup kepulauan Dodecanese, termasuk sebagian wilayah Rhodes, serta kepulauan Ionian dan Epirus.
Dampak Banjir Parah di Rhodes
Berdasarkan laporan media setempat, penduduk menerima peringatan darurat sekitar pukul 03.30 waktu setempat pada Senin ketika badai menghantam sejumlah wilayah di pulau tersebut dengan curah hujan lebat. Sejumlah warga terpaksa mencari perlindungan di atas atap rumah semalaman setelah hujan deras mengubah jalanan menjadi arus air yang deras, sementara sedikitnya 60 kendaraan terseret oleh arus yang kuat.
Selain itu, rumah-rumah dan pertokoan turut terendam banjir, dan operasi penyelamatan harus dilakukan bagi para warga. Kantor Perlindungan Sipil Independen Kotamadya Rhodes menyarankan seluruh penduduk agar tetap tinggal di kediaman mereka dan menghindari segala pergerakan yang tidak perlu. Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat menjauhi sungai, aliran air, penyeberangan, serta wilayah pesisir, dan dilarang mencoba melintasi jalanan yang digenangi air atau lumpur.
Pihak berwenang juga mengumumkan penutupan sekolah di beberapa kawasan, antara lain Lindos, Rhodes Selatan, Archangelos, dan Afantou. Hingga laporan ini ditulis, Bandara Rhodes belum mengeluarkan peringatan apa pun terkait penundaan atau pembatalan penerbangan.
Banjir Kilat Berulang di Yunani
Peristiwa banjir ini terjadi hanya berselang beberapa minggu setelah banjir bandang sempat menimbulkan kekacauan di Yunani dan Turki, yang mengakibatkan sedikitnya tiga orang meninggal dunia. Seorang pria berusia 62 tahun tewas di Rhodes pada 14 Oktober lalu setelah terjangan air menghanyutkan mobilnya ke arah pantai dalam badai hujan lebat di pulau wisata tersebut, menurut keterangan pihak berwenang.
Pihak penjaga pantai menyampaikan dalam sebuah pernyataan bahwa jenazah pria tersebut ditemukan di dekat sebuah desa pesisir kecil yang berjarak sekitar 30 kilometer dari kota Rhodes, sementara empat unit mobil terbawa arus akibat cuaca ekstrem tersebut.







