Travel News

Kemenpar Genjot Tren Wellness Tourism yang Kian Meningkat

Kemenpar Genjot Tren Wellness Tourism yang Kian Meningkat

Kementerian Pariwisata Indonesia menjadikan wellness tourism sebagai komponen penting dalam pengembangan wisata minat khusus dan program prioritas pariwisata berkualitas. Keputusan ini diambil menyusul tren wisata kesehatan yang menunjukkan peningkatan serta potensi besar yang dimiliki Indonesia sebagai destinasi unggulan.

Tren Peningkatan Global dan Peluang Indonesia

Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, menjelaskan bahwa tren wellness tourism mengalami pertumbuhan signifikan dalam dua tahun terakhir. Berdasarkan data Global Wellness Institute, pengeluaran global untuk sektor wisata kesehatan mencapai 893,9 miliar dolar Amerika Serikat pada tahun 2024.

“Ini angka lama karena yang tahun ini belum keluar, baru akhir November ini akan dikeluarkan untuk angka tahun 2025. Nah, angka 2024 tadi ada menunjukkan pening- peningkatan 13,8% dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga kita lihat trennya meningkat,” kata Widiyanti dalam konferensi pers di Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, seperti dilaporkan women.okezone.com pada Jumat 30 Oktober 2026.

Sementara itu, kawasan Asia Pasifik mencatatkan 562,7 juta perjalanan wellness tourism dengan total pengeluaran mencapai 215 miliar dolar Amerika Serikat. Kondisi tersebut menghadirkan peluang besar bagi Indonesia yang memiliki kekayaan praktik kebugaran berbasis kearifan lokal dan budaya sebagai pembeda di kancah internasional, seperti penggunaan jamu, rempah, serta perawatan tradisional.

“Menjawab peluang tersebut, Kementerian Pariwisata menempatkan wellness tourism sebagai bagian dari pengembangan wisata minat khusus dalam program prioritas pariwisata berkualitas,” ujar Widiyanti.

Strategi Pengembangan dan Fasilitas

Langkah nyata dari program ini diwujudkan melalui inisiatif Wellness Journey Across the Java Wonders yang mencakup 10 jalur dan tema perjalanan. Program tersebut menonjolkan potensi kebugaran yang berbasis pada kekayaan alam serta budaya Jawa.

Kementerian Pariwisata juga sedang menyusun direktori wisata wellness di Indonesia untuk memetakan dan memberikan informasi kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Direktori ini akan memuat daftar produk, destinasi, layanan, serta para pelaku industri wellness di tanah air.

Selain penyusunan direktori, kementerian melalui Wonderful Indonesia Scale Up Hub turut memberikan pendampingan bisnis bagi para penyedia paket wisata gastronomi dan wellness. Upaya ini bertujuan untuk mendongkrak usaha serta memperluas produksi pasar.

Dari sisi investasi, pengembangan fasilitas dan layanan juga didukung oleh keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus Sanur yang berfokus pada sektor kesehatan dan pariwisata. Selain itu, Kawasan Ekonomi Khusus Kura-Kura Bali turut dikembangkan dengan mengusung fokus pada spiritualitas dan harmoni.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *