Daftar Isi
Chicha merupakan minuman leluhur asal Pegunungan Andes di Peru yang memiliki makna budaya mendalam serta peranan penting dalam kehidupan seremonial masyarakat setempat. Menurut Leo Silva, Manajer Hubungan Komunitas Adat di Mountain Lodges of Peru kepada Matador Network, minuman ini kerap dijadikan persembahan kepada Matahari dan Pachamama (Bumi) sebagai wujud rasa syukur.
Jenis-Jenis Chicha di Peru
Variasi chicha yang paling umum dijumpai adalah chicha de jora, minuman beralkohol ringan sekitar lima persen yang dibuat dari jagung kuning berkecambah atau jora. Menurut penjelasan Silva seperti dilaporkan Matador Network, biji jagung tersebut digiling secara tradisional di dalam lingkaran keluarga atau komunitas, lalu dimasak dan disaring menggunakan keranjang berlapis jerami sebelum direbus kembali. Proses fermentasi menggunakan tambahan jagung menghasilkan rasa yang sedikit asam dengan sensasi bersoda mirip kombucha, sementara untuk keperluan upacara masa fermentasinya dibuat lebih singkat.
Selain itu, terdapat chicha morada yang tidak mengandung alkohol dan dibuat dari jagung ungu asli wilayah Andes yang direbus bersama nanas, kayu manis, cengkeh, serta gula. Ada pula variasi lain seperti frutillada yang diinfuskan dengan stroberi, chicha de güiñapo yang menggunakan jagung hitam dari Arequipa, serta chicha blanca berbahan dasar jagung putih atau quinoa.
Tradisi Tanda Bendera Merah dan Chichería
Masyarakat di Andes telah mengonsumsi minuman fermentasi jagung jauh sebelum Kekaisaran Inka berdiri. Silva menuturkan kepada Matador Network bahwa bunga merah atau bendera merah secara tradisional digunakan sebagai simbol visual untuk menginformasikan ketersediaan chicha kepada orang yang lewat. Bendera merah ini menandakan bahwa sebuah chichería atau kedai chicha sedang buka untuk umum.
Chichería umumnya berlokasi di dalam kediaman pribadi yang dilengkapi dapur dan area makan, menjadikannya ruang sosial bagi masyarakat untuk berkumpul dan berinteraksi. Apabila persediaan minuman habis, bendera tersebut akan diturunkan. Di samping kedai tradisional, chicha juga banyak disajikan di restoran-restoran kawasan Cusco dan Lembah Suci, serta picantería atau rumah makan siang informal yang menyajikan hidangan lokal seperti daging cuy panggang dan sup quinoa.
Menikmati Chicha di Wilayah Pesisir Lima
Beralih ke ibu kota Peru, chicha morada kini diolah oleh para barista modern menjadi campuran koktail kreatif. Bijou Bar di kawasan Miraflores menyajikan koktail Moradita yang memadukan pisco dengan chicha morada, sementara Limaq Bar menawarkan kreasi minuman berbasis jagung ungu dan pisco.
Bagi wisatawan yang ingin mencicipi chicha dalam bentuk aslinya, Mercado de Pueblo Libre di Lima menyediakan chicha de jora dan chicha morada buatan rumahan yang dijual oleh para pedagang pasar. Pengunjung juga dapat mengikuti lokakarya pembuatan chicha de jora di Salineras Ranch yang terletak di jantung Lembah Suci.








