Event & Budaya

Dorong UMKM Ekraf Perkuat Kekayaan Intelektual Pasar Global

Dorong UMKM Ekraf Perkuat Kekayaan Intelektual Pasar Global

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah sektor ekonomi kreatif didorong agar memperkuat kekayaan intelektual serta memanfaatkan peluang untuk menembus pasar global. Perlindungan tersebut dinilai sebagai faktor krusial yang membedakan produk kreatif lokal dengan usaha konvensional lainnya.

Pentingnya Kekayaan Intelektual bagi UMKM

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyatakan bahwa kekayaan intelektual atau *intellectual property* merupakan pembeda utama yang wajib dimiliki oleh setiap pelaku usaha di seluruh Indonesia. Menurut Irene, ketiadaan perlindungan hak atas kekayaan intelektual berisiko membuat pelaku usaha kehilangan merek yang telah dirintis dengan kerja keras seperti dilaporkan Antara.

Selain masalah perlindungan hukum, Irene juga mengingatkan pentingnya mengoptimalkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pemasaran. Penggunaan gawai pintar yang semakin canggih memungkinkan pelaku usaha menjangkau konsumen yang jauh lebih luas, melampaui batas-batas domestik.

Ia menilai bahwa tantangan utama para pelaku usaha saat ini bukan lagi sekadar menemukan akses pasar, melainkan kemauan proaktif dalam membangun jejaring dan memahami selera pembeli. Melalui gawai yang ada di genggaman, potensi pasar yang dapat dijangkau mencakup populasi global hingga delapan miliar jiwa.

Di samping itu, Irene menyarankan agar para pelaku usaha mengembangkan produk yang berpijak pada akar budaya nusantara dengan menonjolkan narasi serta filosofi di balik produk tersebut. Kekayaan warisan budaya, seperti ragam motif batik yang memiliki makna mendalam, dapat menjadi daya saing tersendiri di kancah internasional.

Sinergi Lintas Sektor untuk Naik Kelas

Sementara itu, Local President Junior Chamber International Batavia Allana Abdullah mengemukakan bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, institusi keuangan, komunitas, serta para pemimpin muda sangat esensial untuk membentuk ekosistem kewirausahaan yang kokoh.

Melalui penyelenggaraan JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026, para pelaku usaha dipertemukan langsung dengan pembuat kebijakan, pemimpin bisnis, pemodal, dan inovator. Pertemuan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi ajang diskusi, melainkan menghasilkan aksi nyata agar UMKM mampu bersaing pada skala yang lebih luas.

Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menjembatani UMKM dalam memperoleh akses terhadap mitra strategis, sumber pembiayaan, serta jaringan distribusi yang andal. Dengan dukungan yang tepat, usaha berskala kecil didorong untuk bertransformasi menjadi bisnis yang profesional, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *