Pertumbuhan Turis Khanh Hoa Vietnam Tak Sebanding Pendapatan
Provinsi Khanh Hoa di Vietnam mencatat lonjakan kedatangan wisatawan melebihi 22,5 juta kunjungan pada periode Januari hingga Oktober 2026, meningkat sebesar 50,84 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kendati angka kunjungan tersebut berhasil melampaui target tahunan wilayah yang dipatok sebesar 18,8 juta wisatawan, pertumbuhan pendapatan dari sektor pariwisata tercatat hanya naik 20,9 persen.
Kesenjangan Antara Kunjungan dan Pendapatan
Data dari Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Vietnam menunjukkan bahwa kedatangan wisatawan mancanegara tumbuh lebih cepat, yaitu mencapai 66,56 persen. Meski demikian, seperti dilaporkan Travel And Tour World, laju pertumbuhan jumlah kunjungan yang mencapai lebih dari dua kali lipat pertumbuhan pendapatan memicu pertanyaan mengenai efektivitas lonjakan turis terhadap aktivitas ekonomi lokal.
Berdasarkan perbandingan pertumbuhan tersebut, estimasi pendapatan per kunjungan wisatawan tercatat sekitar 19,8 persen lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, perhitungan matematis ini tidak serta-merta menggambarkan penurunan belanja individu secara resmi, mengingat data kedatangan mencatat frekuensi kunjungan dan bukan jumlah individu unik.
Beberapa kondisi yang dinilai dapat memicu timbulnya kesenjangan tersebut meliputi perubahan durasi perjalanan, perbandingan antara wisatawan harian dan pengunjung yang menginap, serta variasi jenis produk wisata yang dibeli. Laporan resmi pemerintah belum menyediakan rincian pengeluaran berdasarkan kewarganegaraan, kategori akomodasi, maupun lama tinggal.
Baca Artikel Lainnya
- Restrukturisasi Norwegian Cruise Line Mulai Membuah Hasil ›
- Kebocoran Data Jin Air Picu Isu Privasi Wisatawan ›
- Kekacauan Transportasi Manchester Ganggu Wisatawan Eropa ›
- Ratusan Penumpang Kapal Pesiar Terlantar di Kamboja ›
- Krisis Pariwisata Kuba: Hotel Raksasa Keluar dan Penerbangan Turun ›
- Jelajahi Pesona Vietnam dengan Pilihan Tur Mister Aladin ›
Okupansi Hotel dan Operasional Bandara
Data pada bulan Oktober memperjelas kondisi sektor perhotelan di daerah tersebut. Provinsi Khanh Hoa memperkirakan ada sekitar dua juta kedatangan wisatawan pada bulan tersebut, sementara rata-rata tingkat okupansi kamar hotel berada di angka 49,3 persen. Hal ini mengindikasikan bahwa kapasitas akomodasi masih sangat memadai meskipun volume kedatangan tercatat tinggi.
Peningkatan signifikan pada segmen internasional turut menyoroti kesiapan sarana transportasi udara dan darat. Pengelola terminal udara, Cam Ranh International Terminal Joint Stock Company, menyatakan telah mengoordinasikan operasional darat dan pemrosesan penumpang agar selaras dengan rencana pengembangan pasar internasional milik provinsi tersebut.
Rencana Pembangunan dan Sertifikasi Ramah Lingkungan
Pemerintah daerah saat ini sedang menyusun kerangka kerja pengembangan pasar internasional untuk periode 2026–2030 serta model pengelolaan destinasi untuk 2027–2030. Perencanaan tersebut mencakup pengembangan kawasan Semenanjung Cam Ranh Utara dan Ninh Chu, serta prioritas pada integrasi data pariwisata digital guna memantau pola sebaran dan konsumsi wisatawan.
Di samping perencanaan struktur kawasan, tiga fasilitas akomodasi telah memperoleh pengakuan standar pariwisata hijau tingkat provinsi. Ketiga tempat tersebut adalah Champa Island Nha Trang, The Anam, dan Vinpearl Resort Nha Trang.
Pemerintah setempat juga tengah menyiapkan langkah teknis terkait rencana fasilitas bebas visa bagi wisatawan asal Tiongkok yang memenuhi syarat. Para pengunjung diimbau untuk memverifikasi secara langsung ketentuan masuk yang berlaku sesuai dengan kewarganegaraan dan rencana perjalanan mereka.


