Tiket Pesawat di AS Melonjak Jelang Libur Akhir Tahun

Tarif penerbangan domestik di Amerika Serikat diproyeksikan menyentuh angka tertinggi dalam rentang sepuluh tahun terakhir menjelang periode libur Thanksgiving dan Natal 2026. Lonjakan harga ini membuat para pelancong harus menyiapkan anggaran perjalanan yang jauh lebih besar dari tahun sebelumnya.

Proyeksi Kenaikan Harga Tiket

Berdasarkan laporan Holiday Travel Index dari platform pemesanan Hopper, tarif tiket pesawat pulang-pergi domestik di AS mengalami lonjakan hingga 31 persen untuk Thanksgiving dan 23 persen untuk Natal dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, analisis dari aplikasi pemantau tiket murah Going mencatat proyeksi kenaikan sebesar 15 persen untuk Thanksgiving dan 16 persen untuk Natal.

Ahli penerbangan dari Going, Willis Orlando, menjelaskan bahwa lonjakan ongkos penerbangan domestik tersebut dipicu oleh beberapa faktor mendasar, seperti tingginya pengeluaran operasional maskapai hingga menyusutnya pilihan penerbangan hemat.

“Tarif telah meningkat secara stabil sepanjang tahun karena peningkatan biaya bahan bakar dan tenaga kerja, permintaan musim panas yang membludak, dan hilangnya maskapai penerbangan dengan biaya rendah,” kata Willis seperti dilaporkan detikcom.

Dampak pada Wisatawan dan Siasat Menghemat Biaya

Tingginya harga tiket membuat sebagian warga AS memutuskan untuk mengubah rencana liburan mereka. Hasil riset dari NerdWallet mencatat sebanyak 31 persen responden memilih tidak membeli tiket penerbangan maupun memesan akomodasi hotel pada tahun ini. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang berada di kisaran 22 persen.

Meski demikian, para wisatawan masih bisa menekan anggaran dengan memilih rute penerbangan internasional. Pihak Going menilai tarif ke beberapa tujuan luar negeri relatif stabil dan kerap menyajikan promo, dengan wilayah Karibia serta Eropa sebagai alternatif yang menarik pada pekan Thanksgiving.

Pemilihan tanggal keberangkatan yang fleksibel juga dapat membantu mendapatkan tarif yang lebih ramah di kantong. Going dan Hopper memperkirakan Senin (23/11) sebagai salah satu hari keberangkatan paling murah menjelang perayaan Thanksgiving pada Kamis (26/11). Sebaliknya, Minggu (29/11) diprediksi menjadi puncak kepadatan penerbangan dengan tarif termahal.

Wisatawan disarankan menjadwalkan kepulangan pada hari Jumat, Senin, atau Selasa setelah Thanksgiving untuk menghindari tarif tinggi di akhir pekan. Selain itu, Hopper mengimbau agar pemesanan tiket dilakukan sebelum 31 Oktober guna mengantisipasi lonjakan harga ke level tertinggi.