Daftar Isi
Perjalanan menuju Chiang Rai, kota di ujung utara Thailand, dimulai ketika matahari baru sepertiga meninggalkan cakrawala pada Senin pagi, 26 Oktober 2026. Rombongan Scoot FAM Trip bertolak dari Jakarta dengan pesawat yang mengarah lebih dulu ke Singapura untuk transit sebelum melanjutkan penerbangan ke destinasi yang dikenal akan keindahan pegunungan dan kekayaan budaya Lanna tersebut.
Penerbangan dan Pengalaman di Bandara Changi
Penerbangan kurang dari dua jam mengantar rombongan dari Jakarta menuju Singapura. Berkat layanan BoardMeFirst, penumpang mendapat kesempatan naik lebih awal untuk menempati kursi tanpa terburu-buru, seperti dilaporkan Liputan6.com. Awak kabin menyajikan makanan sekitar 15 menit setelah lepas landas, di mana hidangan chicken curry biryani dipilih dengan kuah kari kental beraroma gurih yang seimbang dengan bumbu nasi biryani.
Setibanya di Singapura, waktu transit berlangsung sekitar tiga jam tanpa perlu berpindah terminal. Jeda tersebut dimanfaatkan untuk menyelesaikan pekerjaan karena Bandara Changi menyediakan ruang yang cukup nyaman. Menjelang pukul 16.00 waktu Singapura, rombongan bersiap melanjutkan penerbangan ke Chiang Rai dengan kembali memanfaatkan layanan BoardMeFirst untuk masuk kabin lebih awal.
Hidangan berikutnya yang disajikan adalah nasi lemak dengan ayam serundeng berpotongan kecil, nasi harum dan pulen, serta pelengkap telur, teri, kacang, dan sambal manis yang mengenyangkan. Setiap hidangan juga disertai biskuit, bolu, serta pilihan minuman berupa air mineral atau minuman bersoda.
Armada dan Rute Baru ke Chiang Rai
Rute Chiang Rai yang mulai beroperasi pada 1 Januari 2026 merupakan bagian dari perluasan jaringan Scoot di Asia. CEO Scoot, Leslie Thng, menyampaikan bahwa penambahan destinasi baru diharapkan memberi lebih banyak pilihan perjalanan bagi pelanggan.
“Kami sangat antusias memperluas jaringan Scoot di Asia dengan rute baru ke Chiang Rai, Okinawa, dan Tokyo (Haneda), serta memberikan pelanggan kami lebih banyak pilihan perjalanan,” kata Thng dalam keterangan resmi.
Ia menyambung, “Kami akan terus mencari peluang untuk menghubungkan pelanggan kami dengan pengalaman perjalanan baru dan perjalanan yang berkesan bersama Scoot.”
Selama dua penerbangan, kursi di baris kedua menyediakan ruang kaki yang cukup lapang untuk tinggi badan 162 sentimeter. Penerbangan Jakarta–Singapura menggunakan Embraer E190-E2 yang merupakan salah satu pesawat terbaru dengan mesin senyap, bahan bakar efisien, dan interior modern. Sementara itu, penerbangan dari Singapura menuju Chiang Rai menggunakan pesawat dengan konfigurasi kursi 2-2.
Transit di Singapura Sebelum Kembali ke Jakarta
Setelah sekitar tiga jam di udara, pesawat tiba di Bandara Internasional Mae Fah Luang dan disambut dengan suasana kota yang tenang. Empat hari setelahnya, perjalanan pulang membawa rombongan kembali melalui Singapura untuk menghabiskan satu malam di YOTELAIR Singapore Changi Airport sebelum melanjutkan penerbangan menuju Jakarta pada Sabtu pagi, 31 Oktober 2026.
Kamar yang tersedia berukuran compact namun tetap nyaman untuk beristirahat dengan fasilitas dasar seperti air minum, teh, dan kopi. Hotel transit tersebut berada tepat di seberang Rain Vortex di Jewel Changi Airport, di mana air terjun dalam ruangan tampak memesona dengan aliran air dari ketinggian yang dikelilingi taman hijau.








