Akomodasi & Hotel

Sengketa Merek Dagang Hotel Hyatt dan Hilton Gara-Gara Nama Select

Sengketa Merek Dagang Hotel Hyatt dan Hilton Gara-Gara Nama Select

Hyatt dan Hilton berpotensi terseret dalam sengketa hukum panjang terkait penggunaan kata “Select” setelah Hyatt mengajukan keberatan atas pendaftaran merek tersebut. Perdebatan ini bermula dari kemiripan penamaan konsep penginapan yang diusung oleh dua raksasa perhotelan global ini.

Peluncuran Brand oleh Hyatt dan Hilton

Pada bulan Februari 2025, Hyatt mengumumkan kehadiran merek hotel terbaru mereka bernama Hyatt Select. Konsep ini dirancang sebagai merek transien kelas menengah atas yang menyasar pelancong modern sekaligus menawarkan model efisien bagi pemilik properti yang ingin bergabung dengan saluran distribusi dan program loyalitas World of Hyatt.

Beberapa bulan berselang, tepatnya pada Maret 2026, Hilton turut memperkenalkan konsep baru bertajuk Select by Hilton. Berbeda dari Hyatt, konsep dari Hilton ini bukan merupakan sebuah merek hotel tunggal, melainkan wadah kumpulan merek hotel. Kerja sama Hilton dengan YOTEL menjadi langkah awal yang memasukkan merek tersebut ke dalam naungan Select by Hilton.

Hilton menjelaskan bahwa konsep tersebut diciptakan untuk memperluas cara menginap bagi para tamu dengan dukungan program loyalitas Hilton Honors serta teknologi dan distribusi mereka, sementara merek mitra tetap mempertahankan identitas serta manajemen masing-masing.

Upaya Hyatt Memblokir Merek Dagang

Perselisihan ini memuncak ketika Hilton mengajukan permohonan pendaftaran merek dagang untuk Select by Hilton pada Oktober 2025, yang langsung mendapat upaya penolakan dari pihak Hyatt. Hyatt berargumen bahwa penamaan tersebut berpotensi menimbulkan kebingungan serta mengecoh publik akibat kemiripannya dengan identitas Hyatt Select.

Hyatt berpendapat bahwa meskipun terdapat frasa tambahan “by Hilton”, kata “Select” mendominasi bagian utama merek sehingga dikhawatirkan luput dari perhatian para konsumen. Di sisi lain, perbedaan mendasar terlihat dari fungsi penamaan tersebut, di mana Hyatt menggunakan kata “Select” untuk merek hotel spesifik, sementara Hilton menggunakannya untuk menaungi sekelompok merek hotel berbeda.

Proses hukum dan kelanjutan dari permohonan merek dagang ini masih akan terus bergulir seiring upaya kedua pihak mempertahankan posisi brand masing-masing di industri perhotelan.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *