Destinasi Wisata

Panduan Akhir Pekan di New York City untuk Pencinta Desain

Panduan Akhir Pekan di New York City untuk Pencinta Desain
Daftar Isi
  1. Menjelajahi Museum di Uptown dan Midtown
  2. Wisata Belanja dan Ruang Kreatif Downtown
  3. Destinasi Seni dan Relaksasi di Brooklyn serta Queens

New York City selalu menawarkan inspirasi visual di setiap sudutnya, mulai dari tanda reklame vintage hingga pemandangan arsitektur ikonik. Bagi pencinta desain yang ingin menghabiskan akhir pekan secara sengaja, terdapat sejumlah destinasi lintas wilayah yang mencakup seni, arsitektur, dan mode.

Menjelajahi Museum di Uptown dan Midtown

Wilayah uptown menyimpan sejumlah museum menarik di sepanjang Museum Mile di luar MoMA. Cooper Hewitt memamerkan objek desain lintas abad, mulai dari keramik Mesir kuno hingga lampu modern abad pertengahan, lengkap dengan taman terbuka dan arsitektur bekas rumah besar Andrew Carnegie. Berjalan kaki sejenak, Neue Galerie menampilkan karya seni Jerman dan Austria awal abad ke-20 serta furnitur rancangan Josef Hoffmann dan Adolf Loos.

Sementara itu di Midtown East, Paul Rudolph Institute menawarkan tur bulanan ke apartemen dupleks serbaputih rancangan arsitek Paul Rudolph di dalam gedung Modulightor. Di kawasan Lower Manhattan, Marcel 945 Madison di dalam gedung bersejarah Sotheby’s menyajikan hidangan Prancis dengan dinding yang dipenuhi karya seni rotasi dari seniman ternama seperti Roy Lichtenstein dan Willem de Kooning.

Wisata Belanja dan Ruang Kreatif Downtown

Kawasan SoHo dan Greenwich Village menyimpan sejarah seni yang kental, salah satunya di Judd Foundation yang menampung karya minimalis Donald Judd di bekas kediaman sang seniman. Di Greenwich Village, Renee and Chaim Gross Foundation menampilkan ribuan koleksi patung serta karya seni global di kediaman asli Chaim Gross. Untuk urusan mode independen dan barang antik, kawasan Lower Eastern Side menawarkan butik seperti Colbo, Lara Koleji, dan Tumbao, serta toko buku Aeon Bookstore.

Pecinta barang unik juga dapat mengunjungi Gem Home di Mott Street yang menyediakan perlengkapan rumah tangga sekaligus menjadi kafe. Di wilayah Brooklyn, New York Transit Museum merayakan desain transportasi umum termasuk peta kereta bawah tanah ikonik rancangan Massimo Vignelli, sementara Pioneer Works di Red Hook menempati gudang bata merah dari tahun 1866 untuk pameran seni dan sains.

Destinasi Seni dan Relaksasi di Brooklyn serta Queens

Brooklyn juga kaya akan toko barang vintage dan ruang multifungsi seperti Front General Store’s Outpost, 10 ft Single by Stella Dallas, dan Dream Fishing Tackle yang memadukan toko alat pancing dengan furnitur modern. Bagi pencinta alat tulis, Yoseka Stationery di Greenpoint menyediakan berbagai perlengkapan tulis asal Jepang. Untuk relaksasi, Spencer’s Spa di Williamsburg menawarkan perawatan wajah dengan interior yang memadukan desain tradisional Jepang, Art Deco, dan Skandinavia.

Bergeser ke Queens, Museum Noguchi di Astoria menampilkan patung biomorfik karya Isamu Noguchi dan tak jauh dari sana terdapat Socrates Sculpture Park dengan instalasi seni eksperimental berlatar langit Manhattan. Di Long Island City, MoMA PS1 menampilkan seni kontemporer di dalam bekas gedung sekolah dasar, sementara Somerset House dan Lichen menawarkan kurasi furnitur vintage serta desain interior.

Selain lokasi-lokasi tersebut, pengunjung dapat mengikuti workshop pelapis furnitur bersama For Example, mendatangi festival Open House New York, memantau jadwal Manhattan Vintage Show, melakukan perjalanan sehari ke Philip Johnson’s Glass House di New Canaan, atau mengikuti rute lari seni bersama Literary Sport.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *