Wisata Alam

Glamping di Bali Diterjang Longsor, 2 Orang Dilaporkan Hilang

Glamping di Bali Diterjang Longsor, 2 Orang Dilaporkan Hilang

Bencana longsor menerpa kawasan penginapan glamping Pelaga Eco Park di Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali. Peristiwa yang dipicu oleh hujan deras tersebut menyebabkan dua orang penghuni hilang dan masih dalam proses pencarian.

Kronologi dan Dampak Longsor

Bencana tanah longsor itu terjadi pada Minggu (1/11) sekitar pukul 23.00 Wita. Insiden bermula ketika wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak pukul 15.00 sore hari.

Longsor mengakibatkan satu bangunan glamping hanyut terbawa arus sungai dan tiga bangunan lainnya mengalami kerusakan roboh. Menjelang tengah malam, suara teriakan minta tolong terdengar dari para tamu setelah salah satu unit penginapan lenyap terbawa arus.

Saat kejadian, terdapat total 23 tamu yang sedang menginap di lokasi, termasuk di antaranya enam warga negara asing. Sebanyak 21 orang berhasil dievakuasi dengan selamat, sementara dua orang penghuni belum ditemukan.

Proses Pencarian Korban

Aparat gabungan yang terdiri dari BPBD Badung, Basarnas, Polsek Petang, Camat Petang, serta warga setempat dikerahkan untuk melakukan pencarian. Kendati demikian, akses jalan menuju lokasi sempat tertutup material longsor sehingga mobilisasi tim penyelamat mengalami hambatan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung, I Ketut Murdika menyatakan pihaknya telah meminta bantuan Dinas PUPR Badung untuk mengerahkan alat berat guna memperlancar proses pencarian dan pendataan di lapangan.

Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba menyampaikan bahwa pola pencarian dilanjutkan dengan evakuasi lanjutan yang dibagi ke dalam tiga titik lokasi. Sebanyak 145 personel gabungan dikerahkan sejak pagi hari untuk menyisir aliran sungai.

Dari dua korban hilang, kepolisian mengonfirmasi satu orang adalah WNI bernama Bangkit Mubarok yang berusia 27 tahun. Sementara itu, satu korban lainnya merupakan warga negara asing berusia sekitar 40 tahun yang identitasnya masih didalami oleh pihak kepolisian.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *