JAKARTA – Kebiasaan tidur siang singkat ternyata tidak hanya membuat tubuh kembali segar dan rileks setelah beraktivitas, tetapi juga memberikan manfaat yang baik untuk kesehatan otak. Meski demikian, masyarakat tetap perlu mewaspadai durasi tidur siang yang terlalu lama bagi para lansia karena dapat menjadi tanda gejala pikun atau demensia.
Manfaat Tidur Siang Singkat
Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Ika Devi menyatakan bahwa sebagian orang menilai tidur siang sebagai hal yang positif, sementara sebagian lainnya beranggapan kegiatan tersebut dapat meningkatkan risiko kepikunan. Topik mengenai apakah tidur siang itu baik atau justru berbahaya masih kerap menjadi perdebatan di tengah masyarakat, seperti disampaikannya melalui akun Instagram pribadinya, @dokterikadevi, pada Jumat (30/10/2026).
Menurut dr. Ika Devi, sebuah penelitian membuktikan bahwa kebiasaan tidur siang dalam durasi yang singkat selama 15 hingga 30 menit mampu memberikan dampak positif bagi fungsi kognitif. Berdasarkan hasil riset tersebut, kebiasaan beristirahat sejenak di siang hari terbukti dapat mengurangi risiko kepikunan hingga setara dengan 7 tahun.








