Wisata Alam

EIGER Nature Diresmikan di Megamendung Bogor

EIGER Nature Diresmikan di Megamendung Bogor
Daftar Isi
  1. Dihadiri Sejumlah Menteri dan Pejabat Negara
  2. Apresiasi Kemenpar dan Komitmen Konservasi
  3. Siap Dibuka Bertahap Mulai November 2026

EIGER secara resmi meluncurkan destinasi ekowisata bernama EIGER Nature di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kawasan ini dirancang dengan menggabungkan kegiatan petualangan outdoor, edukasi lingkungan, serta upaya pelestarian alam bawah tema “Menjaga dan Merawat Alam, Bergerak Bersama untuk Indonesia”.

Dihadiri Sejumlah Menteri dan Pejabat Negara

Acara peresmian destinasi baru ini dihadiri oleh deretan tokoh nasional dan jajaran pejabat pemerintah. Di antaranya Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Ahmad Muzani, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, dan Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.

Turut hadir pula Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, serta Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Apresiasi Kemenpar dan Komitmen Konservasi

Pengembangan destinasi ini berakar dari perjalanan EIGER selama hampir empat dekade di industri petualangan luar ruang. Founder & Chairman EIGER Group, Ronny Lukito, menuturkan bahwa peluncuran tempat ini merupakan ikhtiar perusahaan untuk memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian alam Indonesia.

Dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom pada Kamis (29/10/2026), Ronny menjelaskan bahwa alam Nusantara telah menjadi pendorong utama perjalanan bisnis EIGER. Ia menegaskan pentingnya mewariskan lingkungan yang tetap lestari bagi generasi mendatang.

“Sebab, warisan terbaik bukan hanya tempat yang indah untuk dikunjungi, tetapi alam yang tetap terjaga untuk generasi mendatang,” lanjutnya.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi tim pengelola yang telah menggarap proyek tersebut selama kurang lebih lima tahun. Widiyanti menekankan bahwa pembangunan sektor pelancongan harus berjalan selaras dengan kepatuhan hukum, keamanan pengunjung, serta perlindungan ekosistem.

“Saya berharap EIGER Nature dapat terus menghadirkan pengalaman wisata alam yang berkualitas, aman, dan bertanggung jawab, dengan mengintegrasikan kegiatan petualangan, edukasi lingkungan, konservasi, serta pemberdayaan masyarakat,” tegas Widiyanti.

Widiyanti menambahkan, kualitas investasi pariwisata tidak cuma diukur lewat pertumbuhan finansial semata, melainkan juga dampak ekonomi bagi warga sekitar. Kehadiran fasilitas ekowisata ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru sekaligus mendongkrak daya saing pariwisata berbasis alam di tanah air.

Siap Dibuka Bertahap Mulai November 2026

Direktur Utama EIGER Nature, Imanuel Wirajaya, menegaskan bahwa keasrian lingkungan menjadi fondasi utama dalam pembentukan kawasan wisata di Megamendung tersebut. Pihaknya berupaya agar setiap pengunjung tidak sekadar datang menikmati pemandangan, tetapi juga menumbuhkan rasa kepedulian untuk menjaga alam.

“Aset utama EIGER Nature adalah alamnya. Kami berharap setiap pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati alam, tetapi juga mengenalnya, jatuh cinta kepadanya, dan pada akhirnya ikut merawatnya. Kami juga berharap apa yang kami bangun di Megamendung ini dapat menjadi berkat bagi alam, budaya, dan manusia yang hidup di atasnya,” ujar Imanuel.

Masyarakat umum dapat mulai mengunjungi kawasan EIGER Nature secara bertahap mulai 2 November 2026.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *