Duka Selimuti Bromo Usai Enam Petugas Gugur Padamkan Karhutla
Suasana duka menyelimuti kawasan Gunung Bromo menyusul pemakaman enam orang yang gugur akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Para korban tersebut kehilangan nyawa ketika berjuang memadamkan api yang melanda kawasan konservasi.
Enam Korban Gugur Saat Padamkan Karhutla Bromo
Berdasarkan laporan Travel – Detikcom, enam korban dilaporkan meninggal dunia dalam upaya pemadaman kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Keenam korban meliputi Hendra Roni Wagiyanata yang merupakan PPPK Manggala Agni TNBTS, Sukaris selaku Petugas TNBTS, serta Munawi dari Masyarakat Mitra Polhut TNBTS.
Tiga korban lainnya berasal dari pihak pengelola akomodasi, yakni Suraji selaku Security Artotel/PT MIP, Wisnu Yuda Pratama selaku Security Artotel/PT MIP, serta Sefriel Ardiansyah yang menjabat sebagai DW Engineering Artotel/PT MIP.
Kunjungan Menteri Kehutanan dan Pesan Presiden
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mendatangi langsung pihak keluarga dari para korban yang meninggal dunia dalam penanganan karhutla di Bromo. Dalam pertemuan tersebut, Menhut Raja Antoni menyampaikan belasungkawa serta penghormatan tinggi atas dedikasi para almarhum.
Menhut Raja Antoni mengatakan dalam pertemuan bersama keluarga korban di Kawasan TNBTS, seperti dikutip Kamis (29/10/2026), “Atas nama pribadi, atas nama Kementerian Kehutanan juga, kami mengucapkan innalillahi wainna ilaihi rojiun. Sekaligus mengucapkan bela sungkawa yang sebesar-besarnya, sedalam-dalamnya atas kejadian yang menimpa saudara-saudara kita.”
Baca Artikel Lainnya
- Jelajahi Pesona Vietnam dengan Pilihan Tur Mister Aladin ›
- Turki Majukan Proyek Modernisasi Jalur Kereta Koridor Tengah ›
- Jejak Rel Kereta Kolonial di Balik Wajah Kota Indonesia ›
- Thailand Gencar Tambah Hotel dan Penerbangan Meski Wisatawan Turun ›
- Aturan Bebas Visa Uzbekistan 2026 dan Paspor Baru ›
- 5 Tanaman Hias Pembawa Rezeki dan Hoki ke Dalam Rumah ›
Selain itu, Menhut Raja Antoni turut menyampaikan salam duka dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh keluarga almarhum. Menurutnya, Presiden Prabowo menilai para korban sebagai patriot bangsa yang berjuang demi kebaikan masyarakat.
Menhut Raja Antoni menjelaskan, “Sebelum saya berangkat saya izin kepada beliau, beliau juga titip salam titip salam duka duka yang mendalam kepada para almarhum dan keluarga. Dan beliau katakan bahwa para almarhum adalah patriot bangsa yang berjuang untuk kebaikan masyarakat.”
Penghargaan, Evaluasi, dan Bantuan Pendidikan
Di samping menyampaikan rasa duka, Menhut Raja Antoni memberikan penghargaan atas jasa para almarhum dalam menjaga kelestarian Bromo dan kawasan hutan serta berjuang menyelamatkan warga lain. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga atas insiden tragis tersebut.
Kementerian Kehutanan, kata Raja Antoni, akan menjalankan evaluasi secara serius dan menyeluruh guna mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Di hadapan keluarga korban, Menhut juga mengutarakan rencana pemberian tali asih.
Secara pribadi, ia berniat membantu pembiayaan pendidikan anak-anak yang ditinggalkan oleh para almarhum jika mendapatkan izin dari ahli waris. “Insyaallah selama Allah memberikan rezeki kepada saya dan keluarga, saya akan ikut membantu menyertai Ananda, untuk membiayai sekolah, insya Allah sampai kuliah di tempat perguruan tinggi yang baik bagi anak-anak Ananda kita,” ucapnya.
Usai menemui keluarga korban, Menhut Raja Antoni meninjau langsung lokasi kejadian dan menyempatkan diri berziarah ke salah satu makam almarhum korban karhutla Bromo.


