Bandara Suvarnabhumi Bersiap Buka Kembali Landasan Pacu
Bandara Suvarnabhumi di Bangkok mengalami gangguan penerbangan setelah sebuah pesawat milik China Airlines terjebak di bagian landasan pacu yang mengalami kerusakan pada 28 Oktober 2026. Insiden tersebut mengakibatkan penundaan lima penerbangan selama sekitar dua jam serta perlunya penyesuaian darurat pada operasional bandara, seperti dilaporkan Travel And Tour World.
Insiden Kerusakan Landasan Pacu
Peristiwa itu bermula ketika pesawat China Airlines yang sedang bersiap untuk lepas landas menemui permukaan yang rusak di dekat jalur taksi E21 dan landasan pacu 02R. Pesawat tersebut menjadi tidak bergerak sehingga menghalangi penerbangan lain untuk menggunakan jalur yang terdampak. Tim darurat mengarahkan pesawat menuju landasan pacu 02L agar operasional tetap berjalan sementara para teknisi menilai masalah dan memulai perbaikan permukaan yang rusak.
Berdasarkan rincian insiden yang dilaporkan, empat pesawat yang menunggu di belakang penerbangan terdampak harus melakukan pergerakan mundur secara terpisah sebelum mengakses landasan pacu lain. Pihak bandara berencana memulihkan bagian landasan pacu yang terdampak pada sekitar pukul 18.00 tanggal 29 Oktober dengan tunduk pada pemeriksaan permukaan.
Pemeriksaan Keselamatan Otoritas Penerbangan Thailand
Otoritas Penerbangan Sipil Thailand memerintahkan pemeriksaan terhadap permukaan landasan pacu, jalur taksi, serta area parkir pesawat dengan memberikan perhatian khusus pada lokasi yang dinilai lebih rentan mengalami kerusakan. Para penyelidik belum menetapkan penyebab pasti dari kegagalan permukaan tersebut dan pemeriksaan teknis akan membantu menentukan apakah insiden itu berasal dari kondisi struktural bawah, faktor lingkungan, atau masalah lain yang memerlukan pemeliharaan lebih lanjut.
Bagi para pelancong internasional, pemeriksaan keselamatan ini penting karena pergerakan pesawat bergantung pada infrastruktur bandara yang aman. Wisatawan diimbau untuk membedakan antara pembatasan landasan pacu sementara dan penutupan bandara, karena satu bagian landasan pacu yang terdampak tidak serta-merta membuat setiap penerbangan mengalami gangguan.
Panduan Pemeriksaan Status Penerbangan bagi Penumpang
Penumpang yang melalui Bandara Suvarnabhumi disarankan untuk memeriksa status penerbangan masing-masing alih-alih berasumsi seluruh layanan mengalami penundaan. Maskapai dapat mengubah waktu keberangkatan, gerbang naik pesawat, atau penugasan pesawat ketika gangguan operasional terjadi.
Baca Artikel Lainnya
- Malaysia Perkuat Pariwisata dan Perdagangan Lewat BRICS ›
- Tren Wisata Kuliner Baru, Wisatawan Kini Suka Berburu dan Meramu Makanan ›
- Kunjungan Wisman ke Bali Stabil 19-24 Ribu per Hari ›
- Kampanye Iklan Walmart dan Peluang Disney untuk The Muppets ›
- Laporan TEA 2025: Kehadiran Disney World Turun Tipis ›
- Bunga Edelweis di Gunung Ciremai Gosong Jadi Arang ›
Wisatawan juga perlu memantau email, pemberitahuan seluler, dan pesan dari maskapai mereka. Pelancong yang bepergian antara Bangkok dan destinasi internasional harus memperhatikan layanan lanjutan karena penerbangan pertama yang tertunda dapat mengurangi waktu transfer di bandara lain.
Hak Penumpang dan Aturan Kompensasi Penerbangan
Thailand memperkuat kerangka perlindungan penumpang udara ketika Peraturan Dewan Penerbangan Sipil Nomor 101 mulai berlaku pada 20 Mei 2025. Aturan tersebut mencakup layanan domestik yang dioperasikan oleh maskapai Thailand serta penerbangan internasional yang berangkat dari Thailand, termasuk yang dioperasikan oleh maskapai asing.
Berdasarkan regulasi tersebut, maskapai memiliki kewajiban terkait perawatan penumpang, alternatif tiket, dan kompensasi, meskipun kompensasi tidak otomatis diberikan setelah setiap penundaan. Durasi gangguan, kategori penerbangan, dan penyebab mendasar menjadi penentu utama dalam klaim penumpang.
Dampak terhadap Akomodasi dan Transportasi Lanjutan
Gangguan penerbangan dapat memengaruhi lebih dari sekadar keberangkatan di bandara karena pelancong yang tiba terlambat di Bangkok berisiko melewatkan transfer hotel, tur terorganisir, atau transportasi darat lanjutan. Pengunjung yang menuju Pattaya, Hua Hin, dan destinasi lainnya harus menghubungi penyedia transportasi jika waktu kedatangan mereka berubah.
Wisatawan internasional juga perlu meninjau ketentuan pembatalan hotel dan kebijakan asuransi perjalanan secara cermat. Pelancong harus menyimpan pemberitahuan maskapai, boarding pass, dan tanda terima sebelum meminta penggantian biaya.
Saran Perjalanan dan Imbauan Tiba Lebih Awal
Panduan resmi perjalanan yang dikeluarkan oleh pemerintah Thailand menyarankan untuk tiba tidak kurang dari tiga jam sebelum penerbangan internasional dan dua jam untuk penerbangan domestik di Bandara Suvarnabhumi. Informasi lengkap mengenai bandara dapat diperoleh melalui pusat panggilan Airports of Thailand yang beroperasi sepanjang waktu.
Penumpang wajib berkoordinasi langsung dengan maskapai masing-masing dalam hal terjadinya perubahan penerbangan, pembatalan, atau kehilangan bagasi. Permintaan informasi mengenai penggantian tiket dan pemesanan ulang harus diarahkan kepada maskapai terkait.


