Bahaya Tisu Basah untuk Wajah: Iritasi hingga Kulit Kering

Tisu basah menjadi salah satu perlengkapan praktis yang sering diandalkan banyak orang untuk membersihkan tangan, wajah, hingga area intim karena kemudahan penggunaannya saat bepergian tanpa air dan sabun. Di balik kepraktisan tersebut, penggunaan tisu basah ternyata menyimpan potensi masalah kulit bagi sebagian orang, mulai dari kulit kering, iritasi, hingga reaksi alergi.

Risiko Iritasi dan Alergi

Menurut dokter kulit bersertifikat asal San Francisco, Caren Campbell, seperti dilansir oleh NBC News International, produk tisu basah tidak selalu cocok untuk setiap jenis kulit karena mengandung bahan pengawet tertentu. Sejumlah produk tisu basah memakai bahan pengawet seperti methylchloroisothiazolinone dan methylisothiazolinone yang dapat memicu dermatitis kontak alergi pada individu yang sensitif.

Dermatitis kontak sendiri merupakan peradangan pada kulit yang timbul karena adanya kontak langsung dengan zat tertentu. Reaksi yang ditimbulkan dapat berupa kulit kemerahan, rasa gatal, munculnya ruam, hingga sensasi perih pada kulit. Risiko tersebut akan semakin meningkat jika kulit terpapar zat pemicu secara berulang-ulang, sehingga pemilik kulit sensitif atau yang memiliki riwayat dermatitis harus lebih berhati-hati.

Potensi Kulit Kering

Walaupun mengandung air, tisu basah tetap mempunyai potensi untuk membuat kulit menjadi terasa kering. Dokter kulit Brendan Camp menjelaskan bahwa keberadaan kandungan alkohol di dalam tisu basah dapat melunturkan sebagian minyak alami yang ada di permukaan kulit. Padahal, minyak alami tersebut sangat penting untuk menjaga kelembapan serta melindungi lapisan pelindung kulit.

Selain faktor kandungan bahan kimia di dalamnya, teknik pemakaian juga memegang peranan penting yang harus diperhatikan. Kebiasaan menggosok kulit terlalu kencang menggunakan selembar tisu basah dapat memicu gesekan berlebih yang berisiko memperparah iritasi. Apabila kulit terasa kering seusai memanfaatkan tisu basah, pengguna disarankan untuk mengurangi frekuensi pemakaian serta mengaplikasikan pelembap demi mengembalikan kelembapan kulit.