Walt Disney World secara senyap memperketat aturan untuk mengatasi penggunaan kolam renang hotel resort tanpa izin melalui penegakan aturan dan verifikasi kelayakan. Kebijakan ini diterapkan seiring dengan pembatasan transportasi dan area parkir yang telah digulirkan dalam beberapa bulan terakhir.
Penegakan Verifikasi Kelayakan Kolam Renang
Aturan mengenai penggunaan kolam renang yang eksklusif bagi tamu resort sebenarnya bukanlah kebijakan baru, namun sebelumnya hanya ditegakkan secara aktif di sejumlah lokasi tertentu saja. Berdasarkan pengamatan dari Disney Tourist Blog, tanda peringatan khusus yang menyatakan kolam renang hanya untuk tamu resort kini semakin sering dijumpai di area kolam utama sejak musim panas lalu. Pintu masuk kolam dilengkapi dengan pos pemeriksaan yang dijaga oleh petugas untuk memindai kartu akses seperti MagicBand atau Key to the World guna memastikan pengunjung benar-benar menginap di resort tersebut.
Setelah status menginap tamu terverifikasi, mereka akan diberikan gelang berwarna dengan nama resort yang berlaku untuk jangka waktu tertentu. Warna gelang tersebut rutin diubah dan tamu mungkin diminta kembali memperbarui verifikasi pada hari-hari berikutnya. Meski sebagian besar kolam utama telah menerapkan sistem pengamanan ini, beberapa kolam masih belum sepenuhnya menggunakan pos pemeriksaan untuk menghindari celah eksploitasi oleh pihak luar.
Masalah Penggunaan Kolam Tanpa Izin
Permasalahan utama yang dihadapi saat ini bukanlah aktivitas bertukar kolam antartamu resort resmi, melainkan pengunjung luar atau warga lokal yang sama sekali tidak memiliki reservasi kamar namun memanfaatkan fasilitas gratis di area hotel. Fenomena seperti penyelenggaraan pesta ulang tahun di area kolam renang menjadi salah satu tanda yang kerap terlihat. Peningkatan pelanggaran ini dinilai sejalan dengan maraknya kiat-kiat media sosial yang membagikan cara memanfaatkan fasilitas gratis di dalam area resort.
Pihak pengelola berupaya menyeimbangkan pengalaman tamu yang membayar mahal untuk menginap agar tidak kesulitan mendapatkan tempat duduk atau terganggu oleh keramaian pihak luar. Dengan adanya petugas yang berjaga di pintu masuk kolam, diharapkan perilaku yang tidak diinginkan tersebut dapat dicegah sehingga fasilitas resort tidak mengalami beban berlebih terutama pada pekan-pekan puncak kunjungan.








