Daftar Isi
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menetapkan aturan baru bagi seluruh penumpang penerbangan internasional yang menuju AS. Berdasarkan laporan Matador Network, maskapai penerbangan bertanggung jawab mengumpulkan formulir deklarasi kesehatan dari para penumpang dan wajib menolak mereka yang tidak melengkapinya.
Pertimbangan Bahaya Wabah Ebola
Kebijakan ini diberlakukan untuk menekan potensi penyebaran virus Ebola di tengah memburuknya wabah di Afrika Tengah. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per 20 Oktober mencatat Republik Demokratik Kongo (DRC) melaporkan 9.704 kasus terkonfirmasi dan 4.687 kematian, dengan penyebaran yang juga terdeteksi di Kenya dan Nigeria. CDC menganggap risiko bagi pelancong asal AS tergolong rendah, namun muncul kekhawatiran terhadap penumpang terinfeksi yang melakukan perjalanan internasional sebelum gejala timbul.
Masa inkubasi maksimum virus Ebola mencapai 21 hari, sehingga seseorang yang tertular dapat baru menunjukkan gejala hingga tiga minggu setelah terpapar. Sejumlah organisasi kemanusiaan seperti Médecins Sans Frontières (Dokter Tanpa Batas) tengah menggalang donasi guna membantu penanganan wabah ini, mengingat belum ditemukannya vaksin maupun pengobatan yang pasti.
Ketentuan bagi Penumpang Internasional
Aturan penerbangan ini berlaku untuk seluruh jadwal penerbangan internasional menuju AS, termasuk penerbangan yang berangkat dari lokasi tanpa temuan kasus Ebola. Ketentuan tersebut mengikat warga negara AS, pemegang green card, kru pesawat, hingga penumpang transit yang hendak melanjutkan perjalanan ke negara lain melalui bandara di AS. Kebijakan ini tidak berlaku bagi pelaku perjalanan lewat jalur darat dan laut, serta penerbangan dari wilayah teritorial AS seperti Puerto Riko.
Penumpang wajib menyelesaikan proses pengisian deklarasi sebelum naik ke pesawat, baik secara elektronik maupun menggunakan lembaran kertas sesuai mekanisme masing-masing maskapai. CDC menyarankan penumpang memeriksa petunjuk teknis kepada pihak maskapai, meski tidak ada kewajiban mengunduh atau mencetak formulir terlebih dahulu. Bagi rombongan keluarga, satu orang dewasa diizinkan mengisi formulir deklarasi terpisah untuk beberapa anggota keluarga.
Pembatasan bagi Pengunjung Afrika Tengah
Aturan ketat diterapkan bagi siapa pun yang pernah berada di Republik Demokratik Kongo dalam kurun 21 hari terakhir. CDC melarang kelompok tersebut naik pesawat menuju AS, termasuk warga negara AS sendiri maupun penumpang yang hanya melakukan transit di bandara DRC tanpa keluar dari pesawat. Pelaku perjalanan yang habis berkunjung ke DRC harus berada di luar wilayah AS selama 21 hari penuh dan baru diizinkan masuk kembali pada hari ke-22.
Pembatasan terpisah juga berlaku bagi pelancong yang baru mengunjungi Uganda atau Sudan Selatan karena kedekatan geografisnya dengan DRC. Warga AS yang memiliki riwayat perjalanan ke kedua negara tersebut hanya diizinkan masuk melalui tiga bandara untuk menjalani pemeriksaan kesehatan publik, yakni Bandara Washington Dulles, Atlanta, atau JFK di New York. Sementara itu, warga negara asing dan pemegang green card umumnya harus menunggu selama 21 hari setelah meninggalkan Uganda atau Sudan Selatan sebelum diizinkan memasuki wilayah AS.
Perintah CDC ini dijadwalkan berlaku hingga 18 Desember 2026, meski otoritas dapat memperpanjang atau menghentikannya lebih awal bergantung pada kondisi wabah. Maskapai penerbangan diwajibkan menyimpan dokumen deklarasi yang telah ditandatangani selama minimal 42 hari untuk keperluan pemeriksaan pemerintah federal, di mana tindakan memberikan informasi palsu secara sengaja dapat dikenakan sanksi denda pidana hingga hukuman penjara.








