Daftar Isi
Pertanyaan mengenai kelayakan mengejar status elit maskapai penerbangan kembali menjadi perbincangan setelah sejumlah maskapai besar di Amerika Serikat merombak program loyalitas mereka. Perubahan ini memperlihatkan satu tren yang semakin jelas, yakni anggota harus mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk mendapatkan imbalan terbaik.
Perubahan Aturan dan Peran Kartu Kredit
Mulai tahun 2027, jumlah penerbangan dengan United Airlines tidak lagi otomatis menjamin status tertinggi di United MileagePlus. Anggota dengan status elit tertinggi akan ditentukan oleh besarnya pengeluaran uang, baik melalui pembelian tiket penerbangan maupun penggunaan kartu kredit kerja sama maskapai tersebut. Sementara itu, Southwest Airlines juga mendorong anggotanya menggunakan kartu kredit dengan menghitung setiap dolar belanja pada kartu Southwest Rapid Rewards sebagai poin status, sekaligus menutup jalur pintas menuju Companion Pass kecuali anggota mencapai status tertinggi atau menyelesaikan seratus penerbangan dalam setahun.
Selama dekade terakhir, status maskapai penerbangan telah bergeser dari waktu yang dihabiskan di udara menjadi seberapa besar dana yang dihabiskan oleh penumpang. American Airlines dan Delta Air Lines telah lama menganugerahkan status berdasarkan jumlah uang yang dikeluarkan oleh frequent flyer. Maskapai kini semakin fleksibel mengenai sumber dana tersebut, baik dari pemesanan penerbangan maupun transaksi belanja sehari-hari, bahkan memungkinkan seseorang meraih status tanpa pernah menaiki pesawat.
Pendapatan Finansial Maskapai dari Kemitraan Perbankan
Besarnya fokus pada kartu kredit didorong oleh keuntungan finansial yang luar biasa bagi pihak maskapai. Delta Air Lines menyatakan berada di jalur yang tepat untuk meraup rekor sembilan miliar dolar AS melalui kerja sama perbankan dengan American Express, sementara American Airlines memperkirakan pendapatan delapan miliar dolar AS tahun ini dari kemitraannya dengan Citibank.
Presiden MileagePlus United, Jarad Fisher, menjelaskan dalam sebuah wawancara baru-baru ini bahwa langkah tersebut bertujuan untuk memastikan maskapai selalu berada di dalam pikiran para anggota setiap hari, terlepas dari apakah mereka sedang berada di dalam pesawat atau tidak.
Dilema bagi Pelancong
Di satu sisi, status maskapai masih menawarkan berbagai cara untuk menghemat biaya, memperoleh kursi yang lebih baik, serta menikmati kebijakan perjalanan yang lebih fleksibel. Di sisi lain, peningkatan tarif status dan semakin sulitnya mendapatkan peningkatan kelas satu secara gratis menciptakan dilema bagi pelancong yang harus memutuskan apakah mengeluarkan puluhan atau ratusan ribu dolar untuk kartu kredit maskapai benar-benar sepadan.
Bagi pelancong yang ingin keluar dari lingkaran pengejaran status, opsi menjadi agen bebas maskapai dapat dipertimbangkan jika manfaat seperti akses kursi dengan ruang kaki lebih luas atau fasilitas ruang tunggu jarang terpakai. Namun, bagi mereka yang menilai status masih layak dipertahankan, prioritas pengeluaran pada kartu kredit maskapai menjadi sama pentingnya dengan aktivitas terbang.
Respons Maskapai Lain
Di tengah perombakan besar yang dilakukan United dan Southwest, Delta Air Lines memilih untuk mempertahankan kebijakan program Medallion tanpa perubahan persyaratan kualifikasi pada tahun 2027, menyusul gelombang protes dari anggota SkyMiles akibat perombakan terakhir pada tahun 2023. Di sisi lain, American Airlines diperkirakan baru akan mengumumkan pembaruan bagi anggota AAdvantage dalam beberapa bulan mendatang karena tahun loyalitas mereka baru dimulai pada tanggal 1 Maret.








