Air India berencana untuk menambah pesanan pesawat berbadan lebar guna memperluas jaringan rute internasional dan merebut kembali pangsa pasar dari maskapai asing. Direktur Utama Air India, Tewolde Gebremariam, menyatakan bahwa perusahaannya sudah lama tidak tampil secara maksimal di industri penerbangan.
Rencana Penambahan Pesanan Pesawat
Maskapai tersebut saat ini sedang melakukan pembicaraan dengan Airbus dan Boeing terkait penambahan armada berbadan lebar untuk mendukung target jangka panjang mereka. Menurut Gebremariam kepada Skift, maskapai ingin meningkatkan pesanan pesawat berbadan lebar tersebut dalam jumlah yang lebih besar lagi.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Gebremariam dalam konferensi Aviation India and South Asia 2026 di New Delhi pada Selasa. Ia menjelaskan bahwa ambisi internasional Air India membutuhkan kapasitas tambahan meskipun maskapai sudah memiliki daftar pesanan pesawat berukuran besar yang masif.
Air India mencatatkan total 600 pesanan pasti untuk armada baru, di mana 80 unit di antaranya merupakan pesawat berbadan lebar. Gebremariam menekankan bahwa maskapai penerbangan harus memesan armada baru bertahun-tahun sebelumnya agar ketersediaan kapasitas siap saat lonjakan permintaan terjadi.
Gebremariam menegaskan bahwa posisi maskapai selama ini berada di bawah potensi sebenarnya dan situasi tersebut akan segera berubah. Selain menambah armada, maskapai juga tengah melakukan peninjauan ulang terhadap strategi hub mereka.







