Operator kasino Wynn Resorts mengonfirmasi tetap mempertahankan target pembukaan resort kasino pertamanya di Uni Emirat Arab (UEA) pada September 2027. Meski jadwal tidak berubah, perusahaan kini sedang mempertimbangkan penyesuaian format operasional akibat dampak perang antara Amerika Serikat dan Iran.
Pertimbangan Target Pasar
Proyek senilai 5,7 miliar dolar AS bernama Wynn Al Marjan Island yang berlokasi di Ras Al Khaimah tersebut merupakan kompleks permainan terpadu pertama di negara tersebut. Chief Executive Officer Wynn Resorts, Craig Billings, menjelaskan dalam panggilan kinerja keuangan kuartal ketiga pada Kamis bahwa keputusan mengenai skenario pembukaan akan ditentukan dalam waktu dekat.
“We will make a decision about the format in which we open. And we’ll probably make that decision around February,” ujar Billings seperti dilaporkan Skift.
Billings menuturkan bahwa perubahan komposisi pasar wisatawan yang menjadi target utama memengaruhi strategi peluncuran resort tersebut. Akibat ketegangan geopolitik yang terjadi, pelanggan tahap awal diperkirakan lebih banyak berasal dari pasar domestik seperti Dubai dan wilayah UEA lainnya, ketimbang wisatawan internasional yang semula menjadi target utama.
Perubahan Pendekatan Pembukaan
Langkah evaluasi ini menandai pergeseran dari rencana Wynn Resorts sebelumnya. Pada Agustus lalu, Billings sempat menyatakan bahwa perusahaan tidak berencana melakukan peluncuran secara bertahap dan berniat membuka seluruh fasilitas secara bersamaan sejak hari pertama.
Wynn menegaskan telah menyiapkan berbagai panduan operasional untuk mengantisipasi berbagai skenario pasar saat kompleks resort terpadu tersebut resmi dibuka.








