Travel News

Lufthansa Berencana Tambah Kursi Bisnis di Boeing 787

Lufthansa Berencana Tambah Kursi Bisnis di Boeing 787

Lufthansa dilaporkan tengah merencanakan perubahan konfigurasi pada armada pesawat Boeing 787 Dreamliner miliknya. Manajemen maskapai menilai bahwa jumlah kursi kelas bisnis yang tersedia saat ini tidak sebanding dengan tingginya permintaan di berbagai rute penerbangan.

Rencana Penambahan Kapasitas Premium

Saat ini, Lufthansa mengoperasikan 20 unit Boeing 787-9, yang terdiri dari 16 pesawat baru dengan interior Allegris dan empat pesawat bekas dari Hainan Airlines. Maskapai tersebut juga masih memiliki pesanan untuk setidaknya 22 unit tambahan yang akan dikirimkan dalam beberapa tahun mendatang. Berdasarkan laporan One Mile at a Time, konfigurasi pesawat 787 saat ini hanya menyediakan 28 kursi kelas bisnis, 28 kursi ekonomi premium, dan 231 kursi ekonomi.

CEO Lufthansa, Carsten Spohr, menyatakan bahwa pihak maskapai sedang berupaya untuk menambah jumlah kursi kelas bisnis dan ekonomi premium pada unit Dreamliner yang akan datang. Meskipun belum ada keputusan final karena masih dalam tahap negosiasi dengan pemasok, manajemen mengakui bahwa konfigurasi saat ini kurang optimal untuk mengakomodasi profil permintaan penumpang di berbagai destinasi.

Ke depannya, Lufthansa kemungkinan akan menerapkan dua jenis konfigurasi berbeda untuk armada Dreamliner guna menyesuaikan dengan kebutuhan pasar yang beragam. Hal ini dianggap masuk akal mengingat perbedaan profil permintaan penumpang antara rute-rute utama, seperti New York, dibandingkan dengan destinasi lainnya.

Perbandingan dengan Maskapai Lain

Langkah Lufthansa ini dinilai cukup terlambat dibandingkan dengan tren industri penerbangan global yang telah lama mengalami lonjakan permintaan untuk perjalanan kelas premium. Sebagai perbandingan, maskapai lain seperti American Airlines telah menerima pengiriman Boeing 787-9 dengan 51 kursi kelas bisnis, sementara United Airlines memiliki 64 kursi kelas bisnis pada tipe pesawat yang sama. British Airways bahkan melakukan konfigurasi ulang pada 787-9 mereka dengan menyertakan delapan kursi kelas satu dan 38 kursi kelas bisnis.

Kapasitas 28 kursi kelas bisnis pada Boeing 787 Lufthansa dianggap minim, terutama jika dibandingkan dengan armada Airbus A330 yang sedang dalam masa pensiun, yang justru memiliki 42 kursi kelas bisnis meskipun ukuran pesawatnya lebih kecil. Selain itu, dari 28 kursi yang ada saat ini, tiga di antaranya belum mendapatkan sertifikasi, sehingga kapasitas operasional kelas bisnis saat ini sebenarnya hanya berjumlah 25 kursi.

Perubahan rencana ini menambah daftar tantangan dalam peluncuran produk Allegris Lufthansa yang sebelumnya sempat mengalami penundaan. Pihak maskapai kini tengah meninjau kembali tata letak kabin agar lebih relevan dengan kebutuhan pasar premium di masa depan.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *