Daftar Isi
Bandara Internasional Chennai mulai menguji coba sistem pengenalan wajah Digi Yatra untuk penerbangan internasional guna memudahkan penumpang melewati pos pemeriksaan bandara tertentu. Layanan ini memungkinkan warga negara India yang memenuhi syarat dan memiliki paspor elektronik untuk menggunakan verifikasi wajah di area terminal yang didukung.
Uji Coba dan Cakupan Rute
Berdasarkan laporan Travel Blog, sistem Digi Yatra memanfaatkan pengenalan wajah guna memverifikasi identitas penumpang di sejumlah pos pemeriksaan bandara, seperti titik masuk terminal, area tunggu keamanan, dan gerbang keberangkatan. Uji coba tersebut resmi dimulai pada 1 November dan akan berlangsung sampai 31 Desember 2026. Masukan dari masa uji coba ini bakal menjadi bahan pertimbangan untuk rencana peluncuran yang lebih luas pada 2027.
Untuk saat ini, uji coba Digi Yatra internasional di Bandara Chennai mencakup dua penerbangan internasional maskapai IndiGo. Pihak bandara menyampaikan bahwa lebih banyak maskapai serta rute internasional akan dimasukkan secara bertahap. Prosedur pemeriksaan dokumen maskapai penerbangan dan keimigrasian tetap berlaku seperti biasa.
Bandara dan Persyaratan Pengguna
Selain Chennai, uji coba Digi Yatra untuk penerbangan internasional juga dilaksanakan di enam bandara lain di India. Ketujuh bandara yang berpartisipasi meliputi Bandara Internasional Indira Gandhi di Delhi, Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji Maharaj di Mumbai, Bandara Internasional Kempegowda di Bengaluru, Bandara Internasional Rajiv Gandhi di Hyderabad, Bandara Internasional Cochin di Kochi, serta Bandara Internasional Sri Guru Ram Dass Jee di Amritsar.
Agar dapat menggunakan fasilitas ini, penumpang wajib memiliki paspor elektronik India yang memiliki cip dan masih berlaku. Pengguna juga harus mengunduh aplikasi Digi Yatra serta menggunakan telepon pintar yang dilengkapi fitur Near Field Communication (NFC) untuk membaca cip paspor. Layanan ini bersifat sukarela dan saat ini hanya diperuntukkan bagi warga negara India berpaspor elektronik.
Cara Pendaftaran dan Manfaat Layanan
Calon pengguna dapat membuka aplikasi Digi Yatra versi terbaru, memindai Zona Terbaca Mesin (MRZ) pada halaman rincian pribadi paspor, lalu menyalakan NFC di telepon pintar untuk memindai cip paspor. Langkah berikutnya adalah mengambil fotoswa (selfie) untuk verifikasi identitas di dalam aplikasi. Setelah verifikasi selesai, aplikasi akan membuat Kredensial Terverifikasi berbasis paspor elektronik yang disimpan dalam dompet Digi Yatra.
Kehadiran sistem ini bertujuan untuk mengurangi frekuensi penunjukan paspor dan boarding pass secara berulang di setiap pos pemeriksaan yang mendukung. Kendati demikian, Digi Yatra tidak menggantikan verifikasi dokumen wajib oleh maskapai, proses imigrasi, maupun formalitas perjalanan lainnya. Penumpang tetap diimbau untuk datang lebih awal ke bandara guna mengantisipasi seluruh pemeriksaan yang berlaku.







