Travel News

Peringatan Kedubes China Tekan Kunjungan Wisatawan Thailand

Peringatan Kedubes China Tekan Kunjungan Wisatawan Thailand

Kunjungan wisatawan asal China ke Thailand mengalami penurunan signifikan setelah Kedutaan Besar China mengeluarkan peringatan keamanan bagi warganya yang ingin bepergian ke negara tersebut. Penurunan ini terjadi usai momentum liburan Golden Week yang sempat memperlihatkan kebangkitan awal kedatangan pelancong dari China.

Penurunan Jumlah Kunjungan

Berdasarkan laporan The Nation yang dikutip melalui Skift, jumlah kedatangan warga China ke Thailand merosot menjadi 49.494 orang pada pekan 18–24 Oktober. Angka tersebut mencatat penurunan sekitar 24 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Pejabat Thailand menyampaikan bahwa penurunan tersebut dipicu oleh faktor musiman pasca-liburan serta melemahnya tingkat kepercayaan akibat peringatan keselamatan yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar China. Sentimen negatif ini muncul di tengah momentum pemulihan yang sebelumnya sempat menunjukkan hasil positif bagi industri perhotelan di Thailand.

Dampak Peringatan Keamanan

Sebelum liburan Golden Week dimulai, pihak Minor Hotels mengungkapkan kepada Skift bahwa jumlah pemesanan kamar oleh wisatawan China di seluruh portofolio mereka di Thailand melonjak hingga 78 persen di atas pencapaian Golden Week tahun lalu. Namun, sekitar dua pekan setelah liburan tersebut berlangsung, kedutaan besar China di Bangkok mengeluarkan imbauan agar warganya meningkatkan kewaspadaan saat berada di Thailand.

Peringatan yang dirilis pada 16 Oktober tersebut merujuk pada sejumlah kasus warga negara China yang dilaporkan hilang, ditahan secara tidak sah, atau terpancing menuju perbatasan Thailand-Myanmar, sebagaimana diberitakan oleh South China Morning Post. Imbauan itu menyoroti berbagai modus penipuan lowongan pekerjaan serta tawaran bisnis dan investasi, sekaligus meminta para pelancong agar lebih berhati-hati.

Perkembangan berikutnya akan terlihat pada periode Tahun Baru Imlek 2027 yang jatuh pada awal Februari, yang akan menentukan apakah penurunan kunjungan ini bersifat sementara atau berdampak lebih panjang.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *