Buah labu kuning dikenal memiliki rasa manis dan tekstur legit serta kaya akan nutrisi. Bahan pangan ini dapat diolah menjadi beraneka macam hidangan manis maupun gurih yang nikmat untuk disantap.
Kue Talam Labu Kuning yang Manis dan Gurih
Salah satu kudapan tradisional yang memanfaatkan buah ini adalah kue talam labu kuning. Makanan ringan yang mudah ditemukan di berbagai daerah tersebut menyajikan perpaduan cita rasa manis dan gurih.
Seperti dilaporkan Okezone, pembuatan kue talam labu kuning membutuhkan dua kelompok bahan utama. Bahan A terdiri atas 125 gram labu kuning yang sudah dikukus dan dihaluskan, 50 gram gula pasir, 25 gram tepung tapioka, 17 gram tepung beras, 7 gram tepung sagu, seperempat sendok teh garam, serta 150 mililiter santan.
Sementara itu, bahan B mencakup 60 gram tepung beras, 30 gram tepung tapioka, 30 gram tepung sagu, setengah sendok teh garam, seperempat sendok teh vanili bubuk, dan 240 mililiter santan.
Proses pembuatannya dimulai dengan mengaduk rata seluruh bahan A, lalu menyaring adonan agar teksturnya halus dan tidak bergerindil. Langkah serupa juga dilakukan untuk bahan B pada wadah terpisah. Setelah adonan siap, cetakan diolesi sedikit minyak sebelum dituangi sedikit adonan A.
Adonan pertama dikukus selama 4 menit dengan penutup panci yang dilapisi serbet agar air uap tidak menetes. Setelah itu, adonan B dituangkan di atas lapisan pertama dan dikukus kembali selama 5 menit. Selanjutnya, adonan A dituangkan lagi di atasnya dan dikukus selama 15 menit hingga matang. Kue talam perlu didinginkan terlebih dahulu sebelum dilepaskan dari cetakan secara perlahan.
Inovasi Donat Labu Kuning
Selain kue talam, labu kuning juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan donat. Penggunaan adonan halusan atau puree labu kuning dalam campuran donat menghasilkan tekstur roti yang lebih lembut serta memberikan warna dan cita rasa yang unik.







