Kesehatan

Waspadai Nyeri Punggung Lansia, Gejala Awal Osteoporosis

Waspadai Nyeri Punggung Lansia, Gejala Awal Osteoporosis

Keluhan nyeri atau pegal di area punggung kerap dipandang sebelah mata sebagai akibat kelelahan atau proses penuaan yang lumrah. Padahal, bagi para lanjut usia (lansia), ketidaknyamanan tersebut dapat menjadi pertanda awal dari kondisi kesehatan tulang yang jauh lebih berbahaya.

Peringatan Dini Dokter Spesialis

Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi, Subspesialis Orthopaedi Tulang Belakang Konsultan dari Siloam Hospital Mampang, dr. Dohar A.L Tobing, Sp.OT, Subsp.OTB(K), mengimbau publik agar tidak mengabaikan gejala nyeri punggung pada orang lanjut usia, seperti dilaporkan women.okezone.com. Penyebab nyeri ini memiliki rentang yang luas, mulai dari sekadar pegal otot ringan hingga masalah struktur tulang yang berat termasuk osteoporosis.

“Pertanyaan ini kita mesti waspada. Apalagi pada usia lanjut kalau ada keluhan di punggung mesti sangat waspada. Karena dia bisa dari yang ringan-ringan aja, hanya pegal-pegal otot, sampai ke spektrum yang paling ekstrim ternyata ada yang ngegerogotin tulangnya, apalagi orang-orang lansia,” ucap dr. Dohar, Jumat (30/10/2026).

Tanda Nyeri Punggung yang Perlu Diwaspadai

Masyarakat diminta siaga apabila rasa ngilu atau pegal tersebut menetap dan tidak kunjung reda kendati tubuh sedang beristirahat atau berbaring, serta mulai menghambat kegiatan sehari-hari.

“Sehingga ketika seorang lansia mulai merasa pegal-pegal, baik pegalnya itu nggak terlalu mengganggu atau pegalnya itu juga bahkan tanpa gerak pun ada pegal, ada nyeri. Artinya dia berbaring atau dia tidur, susah tidur, kok rasanya pegalnya enggak hilang-hilang. Nah itu mesti waspada,” ujar dr. Dohar.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *