Warga di Jalan Teuku Umar, Kota Bandung, menyampaikan penolakan tegas terhadap wacana pemerintah kota yang berencana mengubah fungsi Taman Fitnes menjadi taman papan luncur atau skatepark. Mereka mendesak agar lapangan sepakbola yang berada di area tersebut tidak dialihfungsikan.
Penolakan Warga dan Alih Fungsi Taman
Pemerintah Kota Bandung tahun ini telah mengalokasikan anggaran senilai Rp3,1 miliar untuk pembangunan taman tersebut. Namun, rencana yang mencuat justru mengubah fungsi awal Taman Fitnes menjadi fasilitas skatepark.
Warga sekitar meminta agar rencana itu dibatalkan karena lapangan sepakbola di lokasi tersebut merupakan satu-satunya yang tersisa di kawasan itu. Menurut Ketua Karang Taruna RW 10 Teuku Umar, Pian, warga sangat antusias memanfaatkan lapangan tersebut setiap sore untuk tempat anak-anak berlatih sepakbola, seperti dilaporkan detikJabar.
“Kalau sepakbola, warga di sini sangat antusias bahkan hampir setiap sore selalu ramai anak-anak berlatih di Lapangan Teuku Umar ini,” kata Pian. Ia menambahkan bahwa spanduk penolakan telah dipasang di sekitar lokasi dan warga berharap proyek itu dibatalkan karena kebutuhan akan lapangan masih sangat tinggi.
Respons Wali Kota Bandung
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memberikan tanggapan atas penolakan warga dan menjelaskan bahwa penataan ulang dilakukan karena area Taman Fitnes selama ini tidak terawat.
“Jadi Taman Fitnes itu akan diubah menjadi tempat untuk skateboard di tempat yang lebih terang benderang. Karena yang di bawah kolong itu kan gelap gulita ya, jadi kita akan tata ulang,” ujar Farhan. Ia menyebut gagasan ini muncul setelah dirinya melihat langsung Festival Olahraga Nasional di Mataram dan menilai lokasi tersebut memadai.
Fasilitas yang akan dibangun nantinya dapat digunakan untuk sepatu roda, skateboard, serta BMX, dan pembangunannya turut melibatkan komunitas. Mengenai nasib anak-anak yang biasa berlatih sepakbola, Farhan menyatakan pihaknya sedang mencarikan solusi dan titik-titik lokasi alternatif yang lebih memadai.
“Akan kita pindahkan dulu, karena kita akan mencari nih titik-titik tempat latihan yang lebih baik. Toh, selama ini juga itu lapangan ya, tidak terawat dengan baik ya,” pungkasnya.








