Travel News

Rencana Kembalinya United Airlines ke Bandara JFK pada 2027

Rencana Kembalinya United Airlines ke Bandara JFK pada 2027

Chief Executive Officer United Airlines, Scott Kirby, meyakini bahwa langkah maskapainya keluar dari Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK) di masa lalu adalah sebuah kesalahan besar. Maskapai tersebut kini tetap berkomitmen untuk kembali beroperasi di JFK pada tahun 2027 mendatang.

Sejarah Singkat Kehadiran dan Keputusan Keluar dari JFK

Hingga akhir 2015, United memiliki porsi kecil di JFK yang mayoritas didominasi oleh penerbangan transkontinental premium menuju Los Angeles dan San Francisco dengan jenama p.s. menggunakan armada Boeing 757-200. Maskapai tersebut kemudian memutuskan menghentikan layanan di JFK dan memusatkan penerbangannya di Bandara Newark Liberty karena mengalami kerugian serta kalah bersaing dengan American Airlines dan Delta yang mendominasi bandara itu.

Tidak lama setelah keputusan itu diambil, Kirby bergabung dengan United dan konsisten menganggap hengkang dari JFK sebagai kesalahan strategis. United sempat kembali secara singkat ke JFK pada tahun 2021 dengan rute transkontinental menggunakan Boeing 767-300ER, namun kembali menarik diri pada 2022 akibat kendala perolehan slot permanen dan skala layanan yang dinilai tidak memadai.

Strategi dan Upaya Memperoleh Slot Penerbangan

Kepala Pejabat Komersial United, Andrew Nocella, mengonfirmasi bahwa maskapainya berada di jalur yang tepat untuk kembali melayani JFK pada 2027. United berambisi mendapatkan hingga 20 pasang slot harian di bandara tersebut untuk menyediakan penerbangan lintas benua dengan frekuensi tinggi.

Untuk mengamankan slot tersebut, United mengandalkan kemitraan Blue Sky dengan JetBlue yang berpotensi menyerahkan hingga tujuh pasang slot harian kepada United paling cepat pada 2027. Selain itu, United dikabarkan menjajaki peluang mengakuisisi pasang slot dari maskapai bermargin rendah yang kurang menunjukkan performa baik di JFK.

Kendati demikian, sejumlah pihak masih mempertanyakan efektivitas strategi ini mengingat United akan masuk sebagai pemain keempat dengan keterbatasan konektivitas di sisi JFK serta tantangan bersaing dalam fasilitas darat melawan para kompetitor utama.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *