India bersiap menyambut kembalinya perayaan Diwali pada 8 November 2026 mendatang. Festival yang berlangsung selama lima hari ini merayakan kemenangan cahaya atas kegelapan dan menawarkan pengalaman bagi para wisatawan untuk mendalami warisan budaya serta keramahtamahan India.
Makna dan Rangkaian Perayaan
Festival yang turut dikenal sebagai Deepavali ini memperingati kembalinya Dewa Rama ke Ayodhya seusai menjalani masa pengasingan selama 14 tahun beserta kemenangannya atas raja iblis Ravana. Kendati berakar dari tradisi Hindu, Diwali kini telah berkembang menjadi perayaan komunitas yang lebih luas yang mencakup doa bersama, berkumpul bersama keluarga, dan saling bertukar hadiah.
Masing-masing hari dalam perayaan Diwali diwarnai oleh berbagai kebiasaan unik. Para pelancong dapat menikmati pengalaman panca indra melalui pasar-pasar yang dipadati oleh kain berwarna-warni, kerajinan tangan, serta aneka dekorasi. Tempat-tempat ibadah dihiasi dengan lampu minyak dan karangan bunga marigold untuk menciptakan suasana yang hangat. Ketika malam tiba, kembang api menghiasi langit dan memperkuat semangat kemeriahan.
Kuliner Tradisional dan Semangat Kebersamaan
Berbagai sajian kuliner menjadi daya tarik utama selama Diwali berlangsung. Hidangan manis tradisional seperti gulab jamun dan jalebi, serta makanan gurih macam samosa dan biryani, menghadirkan cita rasa dari ragam kuliner India.
Perayaan Diwali melampaui batas-batas ibadah keagamaan dengan menumbuhkan rasa persatuan dan kegembiraan di tengah masyarakat. Festival ini tidak hanya menampilkan kekayaan budaya India, tetapi juga mengundang para pelancong dari berbagai belahan dunia untuk ambil bagian dalam tradisi yang penuh suka cita.








